Liputan6.com, Jakarta - Jakarta Pertamina Enduro lolos ke grand final Proliga 2026. Tiket itu didapat usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0 (25-16, 25-14, 25-16) pada pekan ketiga putaran kedua final four di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (17/4) malam.
Kemenangan ini membuat Jakarta Pertamina bertemu Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final. Partai puncak ini berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 24-26 April. Namun sebelum memainkan laga itu, kedua tim akan bentrok untuk menentukan siapa juara final four putaran kedua, Minggu, 19 April. sama-sama mengoleksi dua kemenangan
Advertisement
Setelah laga, pelatih Jakarta Pertamina Bullent Karsioglu mengakui kalau permainan lambat timnya dikarenakan cuaca panas di lapangan. "Permainan menjadi lamban karena pemain banyak berkeringat. Karena, cuacanya panas hingga 30 derajat," kata ahli taktik asal Turki itu.
Dia berharap di laga grand final nanti cuasa lebih baik. "Sehingga kita bisa menyusun strategi berbeda dengan di Semarang," ucap Bulent.
Sementara itu, pelatih Popsivo, Darko Dobreskov mengaku penampilan anak asuhnya pada laga ini agak sulit. "Ini penampilan yang tidak seperti biasanya. Para pemain tampil sangat buruk," paparnya usai laga.
Menurutnya, selama ini pihaknya dan manajemen tidak pernah memberi tekanan kepada para pemain. "Apa kita perlu memberi tekanan kepada pemain dengan kondisi seperti hari ini," tukasnya.
Jalannya Pertandingan
Pelatih Jakarta Pertamina Bullent Karsioglu langsung menurunkan dream team sejak awal laga. Kombinasi Megawati Hangestri, Tisya Amallya, Wilma Salas, Rissa Mega, Nurlaili, dan Irina Voronkova langsung tampil menekan.
Jakarta Pertamina sempat memimpin jauh 10-4. Namun, Popsivo Polwan yang dikomandoi Amalia Fajrina dan legiun asing Yonkaira Pena serta Malwina Smarzek sempat memberikan perlawanan hingga menipiskan jarak menjadi 12-14.
Menyadari momentum lawan bangkit, Bullent mengambil time-out krusial. Strategi tersebut terbukti ampuh dan Jakarta Pertamina kembali menjauh 16-12 dan mengakhiri set pertama dengan skor 25-16 lewat servis ace dari Rissa Mega.
Di set kedua, dominasi Jakarta Pertamina semakin tak terbendung. Mereka tancap gas dengan unggul cepat 5-0. Meski Popsivo mencoba melakukan variasi serangan dari tiga meter melalui Malwina Smarzek, tembok pertahanan Jakarta Pertamina yang digalang Shindy Saskia sangat sulit ditembus.