Legenda Manchester United Kritik Carrick Soal Kartu Merah Lisandro Martinez: Pengalihan Perhatian!

Roy Keane menilai Michael Carrick mengalihkan isu kekalahan Manchester United dari Leeds dengan menyoroti kartu merah Lisandro Martinez.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 17 April 2026, 17:08 WIB
Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan kembali menghantam Manchester United saat menjamu Leeds United pada pekan ke-32 Liga Inggris di Old Trafford, Selasa 14 April 2026. Hasil ini makin mempertegas inkonsistensi performa Setan Merah di fase krusial musim.

Leeds tampil mengejutkan dengan mencuri kemenangan 2-1 di kandang lawan. Dua gol Noah Okafor hanya mampu dibalas sekali oleh Casemiro.

Situasi makin memburuk bagi tuan rumah setelah Lisandro Martinez diganjar kartu merah pada menit ke-56. Bek asal Argentina itu diusir setelah menjambak rambut Dominic Calvert-Lewin dalam insiden yang dikonfirmasi VAR.

Namun di tengah sorotan terhadap keputusan wasit, legenda klub Roy Keane justru melihat ada hal lain yang lebih penting. Ia menilai reaksi Michael Carrick sebagai bentuk pengalihan dari masalah utama tim.


Keane Sentil Carrick: Fokusnya Salah Arah

Wasit yang memimpin pertandingan tersebut sempat menghentikan laga sementara untuk meninjau VAR. (AFP/Paul Ellis)

Roy Keane tidak terkesan dengan kemarahan Carrick terhadap kartu merah Martinez. Ia menilai sang manajer sementara terlalu fokus pada keputusan wasit ketimbang performa tim secara keseluruhan.

Menurut Keane, United sudah berada dalam posisi sulit bahkan sebelum insiden kartu merah terjadi. Ia menyoroti bagaimana tim memulai laga dengan lambat dan tertinggal lebih dulu.

Legenda Irlandia itu menegaskan bahwa membahas keputusan wasit adalah cara mudah untuk menghindari kritik terhadap permainan tim. Baginya, akar masalah United ada pada performa sejak awal pertandingan, bukan pada satu momen kontroversial.

"Anda seharusnya marah dengan performanya. Itu seperti pengalihan perhatian, pengusiran itu. Tidak, Anda tertinggal 2-0 saat itu. Marahlah dengan babak pertama di mana Anda memulai pertandingan dengan sangat lambat," kata Keane di The Overlap, via Goal.


Keane: Pemain MU Harus Bertanggung Jawab

Pemain Manchester United, Lisandro Martinez, mendapat kartu merah saat melawan Leeds United pada pekan ke-32 Premier League 2025/2026 di Stadion Old Trafford, Selasa (14/4/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Selain mengkritik Carrick, Keane juga menegaskan bahwa para pemain harus menjadi pihak utama yang bertanggung jawab. Ia menolak narasi yang selalu menyalahkan manajer setiap kali tim mengalami kekalahan.

Keane menilai skuad United gagal menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan di momen penting musim. Padahal, tekanan untuk finis di empat besar semakin tinggi.

Ia juga menyoroti peran pemain senior yang dinilai belum mampu mengendalikan situasi di lapangan. Menurutnya, figur berpengalaman seharusnya tampil sebagai pemimpin dalam kondisi sulit.

"Orang-orang menyalahkan manajer. Tidak, ini tanggung jawab para pemain," tegas Keane, mengulangi keyakinannya bahwa skuad harus lebih bertanggung jawab selama pertandingan di mana "risiko" tinggi. Ia bersikeras bahwa tokoh-tokoh senior di ruang ganti perlu "mengendalikan" rekan-rekan setim mereka untuk memastikan bahwa ambisi empat besar tidak hilang di minggu-minggu terakhir musim ini.

(Goal)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya