Daftar 8 Korban Meninggal Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau Kalbar

Operasi SAR helikopter PK-CFX resmi ditutup. Seluruh korban ditemukan meninggal.

oleh Aceng MukaramDiterbitkan 17 April 2026, 16:55 WIB
Evakuasi delapan korban Helikopter PK CFX di Bukit Puntak Sekadau rampung. Prajurit TNI tempuh medan ekstrem enam jam sambil memikul kantong jenazah. Kotak hitam aman diselidiki. (Liputan6.com/Aceng Mukaram)

Liputan6.com, Jakarta - Operasi pencarian dan pertolongan helikopter PK-CFX resmi ditutup hari ini Jumat, 17 April 2026. Penutupan dilakukan setelah seluruh korban berhasil ditemukan di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Sejak pagi, rangkaian evakuasi terakhir berlangsung cepat dan terukur. Pukul 05.30 WIB, Tim SAR gabungan menetapkan skema akhir. Dua jalur dipilih, darat dan udara, demi efisiensi waktu serta kondisi medan yang sulit.

Helikopter Super Puma dari Lanud Supadio Pontianak menjadi tulang punggung evakuasi udara. Pukul 08.18 WIB, helikopter lepas landas menuju Kompi 642 Sanggau, titik penjemputan jenazah.

Pukul 09.12 WIB, helikopter tiba di lokasi. Proses pemuatan berlangsung singkat. Tiga menit kemudian, pukul 09.15 WIB, helikopter kembali terbang menuju Pontianak. 

Pukul 09.57 WIB, helikopter mendarat di Lanud Supadio. Delapan ambulans telah bersiap. Seluruh korban dipindahkan menuju RS Bhayangkara Polda Kalimantan Barat.

Rombongan ambulans tiba pukul 10.31 WIB. Selanjutnya, korban diserahterimakan kepada Tim Disaster Victim Identification Polda Kalbar untuk proses identifikasi. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, memastikan seluruh korban telah ditemukan.

“Seluruh korban telah ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Daftar Korban

Dalam laporan resmi, jumlah korban tercatat delapan orang. 

Crew dua orang

PIC Capt Marindra W

EOB Harun Arasyid

 

Penumpang enam orang

Patrick K

Victor T

Charles L

Joko C

Fauzie O

Sugito

 

Nama nama itu kini bukan sekadar daftar. Ia menjadi bagian dari sejarah duka penerbangan di Kalimantan Barat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya