Real Madrid Cetak 3 Gol, tapi Masih Kalah dan Harus Tersingkir

Real Madrid tersingkir usai kalah 3-4 dari Bayern Munchen. Meski cetak tiga gol, agregat 6-4 memastikan langkah mereka terhenti.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 16 April 2026, 13:43 WIB
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid yang harus angkat koper di babak perempat final, hanya kedua kalinya dalam 14 musim terakhir. Tampak dalam foto, gelandang Real Madrid asal Argentina, Franco Mastuantono (tengah), menyapa para penggemar setelah berakhirnya pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan FC Bayern Munchen di Allianz Arena, Jerman Selatan, pada Rabu 15 April 2026 waktu setempat atau Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid harus mengakhiri langkah mereka di perempat final Liga Champions setelah kalah 3-4 dari Bayern Munchen dalam laga penuh gol. Hasil ini membuat Real Madrid tersingkir dengan agregat 4-6.

Pertandingan berlangsung intens sejak menit awal dengan tempo tinggi dari kedua tim. Real Madrid mencetak tiga gol, tetapi masih saja kalah.

Hasil ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa yang tampil cukup tajam di lini depan. Real Madrid juga menciptakan sejumlah peluang tambahan yang tidak berhasil dikonversi menjadi gol.


Duel Sengit Penuh Gol

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid yang harus angkat koper di babak perempat final, hanya kedua kalinya dalam 14 edisi terakhir mereka gagal melangkah lebih jauh. (AP Photo/Matthias Schrader)

Real Madrid membuka keunggulan lewat Arda Guler pada menit pertama melalui tembakan jarak jauh. Bayern langsung merespons lima menit kemudian lewat sundulan Pavlovic dari situasi sepak pojok.

Tim tamu kembali unggul pada menit ke-29 melalui tendangan bebas Arda Guler. Namun, Harry Kane menyamakan skor menjadi 2-2 lewat penyelesaian tenang pada menit ke-38.

Menjelang akhir babak pertama, Real Madrid kembali mencetak gol lewat Kylian Mbappe yang memanfaatkan umpan Vinicius Junior. Sebelumnya, Vinicius sempat membentur mistar dalam peluang emas.

Memasuki babak kedua, Bayern meningkatkan tekanan dan memaksa Andriy Lunin melakukan beberapa penyelamatan penting. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-89 lewat gol Luis Diaz yang mengubah agregat.


Momen Penentu dan Evaluasi

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)

Real Madrid harus bermain dengan 10 orang setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah pada menit ke-86. Situasi ini membuat keseimbangan tim terganggu di fase krusial pertandingan.

Michael Olise kemudian memastikan kemenangan Bayern melalui gol pada masa injury time. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 4-3 sekaligus mengunci agregat 6-4.

Pelatih Alvaro Arbeloa mengakui timnya tampil baik meski hasil akhir tidak berpihak. Ia mengatakan, “Itu pertandingan yang hebat. Kami mencetak tiga gol dan memiliki peluang untuk menambah gol.”

Ia juga mengungkapkan kekecewaan atas hasil tersebut sekaligus kebanggaan terhadap perjuangan tim. Arbeloa menyatakan, “Saya merasakan apa yang mereka rasakan. Ini menyakitkan karena Real Madrid tidak akan memenangkan gelar ke-16 tahun ini.”

Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya