Presiden FIFA: Timnas Iran Pasti dan Harus Datang ke AS Ikut Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan tak ada alasan bagi Timnas Iran tak ikut Piala Dunia 2026.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 17 April 2026, 11:30 WIB
Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan kembali soal keikutsertaan Timnas Iran dalam Piala Dunia 2030. Ia menyatakan Team Melli pasti dan harus datang ke Amerika Serikat pertengahan tahun nanti.

Keikutsertaan Timnas Iran terus menjadi tanda tanya besar meski Piala Dunia 2026 semakin datang. Sampai saat ini, Team Melli belum mengambil sikap dan keputusan apakah tetap ikut serta atau tidak.

Pasalnya, Timnas Iran tergabung di grup G yang akan bermain di Amerika Serikat. Tepatnya di Seattle dan Inglewood untuk menghadapi Selandia Baru, Mesir, dan Belgia pada 15-26 Juni mendatang.

Masalah geopolitik Iran dan Amerika Serikat yang terus memanas membuat Team Melli ogah bermain di AS. Apalagi Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan mempersikakan Timans Iran datang, tapi tak menjamin keamanan dan keselamatannya.

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sampai mengajukan permintaan bermain di Meksiko untuk fase grup. Namun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pekan lalu mengkonfirmasi bahwa FIFA telah menolak permintaan tersebut, dan bersikeras bahwa Piala Dunia akan tetap berlangsung sesuai jadwal.


Pastikan Timnas Iran Datang ke AS

Asisten pengundian, Tom Brady, Asisten pengundian, Shaquille O’Neal, Konduktor Samantha Johnson, Legenda FIFA, Rio Ferdinand, Asisten pengundian, Aaron Judge, dan Asisten pengundian, Wayne Gretzky berdiri di atas panggung saat Iran ditampilkan di layar selama Pengundian Resmi Piala Dunia 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada 5 Desember 2025 di Washington, DC. (Kevin Dietsch/Getty Images via AFP)

Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA, memastikan nasib Iran di Piala Dunia 2026. Ia menyatakan dengan tegas status Team Melli dalam pentas bola dunia tersebut.

"Tim Iran pasti akan datang," kata Infantino di Forum Invest in America CNBC di Washington, D.C, dipetik dari ESPN pada Kamis (16/4).

"Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai, itu pasti akan membantu," tambahnya.


Ikut Piala Dunia 2026 Sebuah Keharusan

Para pemain timnas Iran melakukan aksi simbolis dengan membawa tas sekolah sebelum melakoni laga uji coba melawan Nigeria di Stadion Corendon Airlines Park, Antalya, Turki, Jum’at, 27 Maret 2026. (AP Photo/Riza Ozel)

Menurut Infantino, tidak ada alasan bagi Iran untuk absen di Piala Dunia 2026. Menurutnya Team Melli harus bersedia untuk datang ke Amerika Serikat dan bermain.

Terlebih, Iran merupakan tim nasional negara Asia pertama yang berhasil mengunci tiket lolos ke Piala Dunia 2026. Pemain pun disebut Infantino ingin bermain.

"Tetapi Iran harus datang, tentu saja. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain. Saya pergi menemui mereka dua minggu lalu, mereka sedang mengadakan kamp pelatihan di Antalya dan mereka benar-benar ingin bermain," jelas Infantino.


Olahraga Tak Ada Kaitan dengan Politik

Iran menyusul Jepang untuk tampil di pesta akbar sepakbola tersebut. Iran mendapatkan tiket lolos itu setelah berimbang 2-2 kontra Uzbekistan di Azadi Stadium, Selasa (25/3/2025) malam WIB. Iran memang cuma butuh satu poin untuk lolos. (AFP)

Infantino menambahkan, Piala Dunia 2026 harus dipisahkan dengan politik. Ia pun menginginkan ajang paling bergengsi di Bumi tersebut jadi momentum untuk bersatu.

"Dan mereka seharusnya bermain -- olahraga seharusnya berada di luar politik. Sekarang, oke -- kita tidak tinggal di bulan, kita tinggal di planet Bumi," kata Infantino.

"Tetapi jika tidak ada orang lain yang percaya dalam membangun jembatan dan menjaganya tetap utuh dan bersatu, maka kita melakukan itu," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya