Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Raphinha Murka: Kami Seperti Dicurangi Wasit

Winger Barcelona, Raphinha, melontarkan kritik keras terhadap kinerja wasit usai laga versus Atletico Madrid di perempat final Liga Champions.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 15 April 2026, 15:39 WIB
Namun, gol Ademola Lookman pada menit ke-31 berhasil mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus mengembalikan keunggulan agregat Atletico Madrid. Tampak dalam foto, penyerang Atletico Madrid asal Inggris, Ademola Lookman (kanan) merayakan golnya saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Winger Barcelona, Raphinha, melontarkan kritik keras terhadap kinerja wasit usai laga kontra Atletico Madrid. Ia menilai sejumlah keputusan yang diambil sepanjang pertandingan cenderung merugikan timnya.

Pada pertandingan dini hari tadi, Barcelona melakoni leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025/2026. Mereka bertandang ke markas Atletico Madrid di Riyad Air Metropolitano dengan beban tertinggal 2-0 dari leg pertama.

Dalam duel tersebut, Barcelona mampu meraih kemenangan 1-2 atas Los Rojiblancos. Meski demikian, hasil itu belum cukup untuk membawa mereka melaju karena secara agregat mereka kalah 3-2 dari Atletico Madrid.

Raphinha pun mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit di laga tersebut. Ia menilai sang pengadil tidak bersikap netral dan lebih menguntungkan tuan rumah. “Menurut saya, kami seperti dirampas hasilnya hari ini,” ujar Raphinha kepada Mundo Deportivo.


Wasit Dinilai Tak Adil

Memasuki babak kedua, tempo permainan sempat sedikit menurun. Tampak dalam foto, bek Atletico Madrid asal Spanyol, Robin Le Normand (kiri) berebut bola dengan bek Ronald Federico Araujo da Silva (Barcelona) selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO/AFP)

Raphinha menilai banyak pelanggaran yang dilakukan Atletico Madrid luput dari perhatian wasit. Hal itu, menurutnya, membuat Barcelona kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.

“Kami sebenarnya tampil sangat baik. Tapi pertandingan ini terasa tidak adil, dan kami seperti dirugikan di fase ini,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti minimnya sanksi untuk pemain lawan. “Mereka melakukan banyak pelanggaran, namun seperti yang bisa dilihat, tidak ada satu pun kartu kuning yang diberikan kepada mereka,” tegasnya.


Soroti Kejadian di Dua Leg

Barcelona sempat unggul lebih dullu lewat aksi Lamine Yamal di menit ke-4 dan Ferran Torres (24). Tampak dalam foto, penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal (kiri) merayakan golnya saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Club Atletico de Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Lebih lanjut, Raphinha menyebut keputusan merugikan tidak hanya terjadi di leg kedua. Ia menilai situasi serupa juga dialami Barcelona pada pertemuan pertama, sehingga memunculkan tanda tanya besar baginya.

“Saya penasaran kenapa wasit seolah tidak ingin melihat Barcelona menang dalam laga ini,” tambahnya.

“Kesalahan memang hal yang wajar dalam sepak bola. Tapi bagaimana mungkin kesalahan yang sama bisa terjadi dalam dua pertandingan berturut-turut?” tutup pemain asal Brasil tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya