Atletico Madrid Lolos, Antoine Griezmann Akui Buat Kesalahan Fatal Lawan Barcelona

Antoine Griezmann berikan autokritik tajam usai Atletico Madrid singkirkan Barcelona. Ia akui kesalahannya hampir buat tim gagal melaju ke semifinal Liga Champi

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 April 2026, 11:57 WIB
Penyerang Atletico Madrid asal Argentina bernomor punggung 19, Julian Alvarez, merayakan gol kelima timnya bersama penyerang Atletico Madrid asal Prancis bernomor punggung 07, Antoine Griezmann (kiri), selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Club Atletico de Madrid dan Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 11 Maret 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Antoine Griezmann menunjukkan sikap sportif setelah membantu Atletico Madrid mendepak Barcelona di fase perempat final Liga Champions, Rabu (15/4/2026) dini hari. Kendati klubnya berhasil mengamankan tiket ke semifinal, penyerang berkebangsaan Prancis ini justru melontarkan kritik keras terhadap performa pribadinya.

Ia mengakui bahwa hasil positif yang diraih secara dramatis tersebut sempat berada dalam ancaman akibat kelalaiannya di lapangan. Griezmann merasa memiliki tanggung jawab besar atas gol yang dilesakkan tim tamu, yang bermula dari kegagalannya dalam menjaga penguasaan bola.

Sebuah momen penuh emosi sempat terlihat ketika pemain yang akrab disapa El Principito ini berdiri mematung sendirian di tengah lapangan Stadion Metropolitano. Ia memilih tetap berada di sana saat rekan-rekan setimnya yang lain telah beranjak menuju ruang ganti.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para suporter yang tidak henti memberikan dukungan masif. Bagi Griezmann, sokongan dari tribun penonton menjadi elemen kunci yang memotivasi tim untuk bangkit dari tekanan lawan.


Kejujuran Griezmann di Balik Kesalahan

Kedua tim bermain lebih hati-hati, dengan Barcelona tetap mendominasi penguasaan bola. Tampak dalam foto, penyerang Atletico Madrid asal Argentina, Julian Alvarez (tengah) bersama rekan-rekan setimnya merayakan kemenangan di akhir pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan FC Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Pertandingan kontra Barcelona sejatinya tidak berjalan sesuai harapan bagi Griezmann, yang pada akhirnya harus ditarik keluar di babak kedua. Ia merasa penampilannya jauh dari kata maksimal dan sering kali kehilangan momentum saat memegang bola di wilayah pertahanan lawan.

Tanpa ragu, Griezmann mengakui bahwa keteledorannya memberikan celah besar bagi tim lawan untuk menyarangkan gol. Ia menyadari bahwa penurunan level konsentrasi sekecil apa pun dapat berakibat sangat buruk dalam kompetisi sekelas Liga Champions.

"Saya sangat senang. Dua gol mereka adalah akibat dari dua kesalahan kami, dan hal itu harus dibayar mahal dalam pertandingan seperti ini," ujar Antoine Griezmann.

"Saya kehilangan bola pada proses gol kedua karena posisi saya saat itu sedang tidak tepat untuk menerima bola," imbuhnya.


Menanti Lawan di Babak Semifinal

Bertanding di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, kedua tim langsung tampil menekan. Tampak dalam foto, bek Atletico Madrid asal Spanyol, Robin Le Normand (kiri), berebut bola dengan Gerard Martin (Barcelona) selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Javier SORIANO/AFP)

Berkat kemenangan agregat 3-2, Atletico Madrid kini melangkah ke babak empat besar untuk menghadapi tantangan yang diprediksi akan jauh lebih berat. Saat ini, mereka menanti pemenang dari laga antara Arsenal yang tengah bersaing sengit dengan wakil Portugal, Sporting CP.

Griezmann memberikan penekanan bahwa timnya tidak memprioritaskan tim tertentu untuk dihadapi pada fase selanjutnya. Menurutnya, hal yang paling krusial adalah memastikan Atletico tetap berada dalam kondisi puncak demi menjaga asa terus melaju.

"Tidak masalah siapa yang akan kami hadapi nanti selama kami bisa menjaga performa tetap baik sampai akhir," tegas Griezmann kepada Movistar+.

"Ini adalah babak gugur yang sangat indah sekaligus sulit melawan tim hebat yang bermain sangat baik, kami berjuang keras dan akhirnya lolos," lanjutnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya