Atletico Madrid Depak Barcelona, Pasukan Diego Simeone Kembali ke Semifinal UCL

Atletico Madrid berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions 2026 usai menyingkirkan Barcelona dengan agregat 3-2. Penantian sembilan tahun Los Rojiblancos be

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 April 2026, 11:52 WIB
Meski kalah 1-2 melawan Barcelona pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Los Rojiblancos tetap unggul agregat 3-2. Tampak dalam foto, bek Atletico Madrid asal Spanyol, Robin Le Normand (tengah), bersama rekan-rekan setimnya merayakan kemenangan di akhir pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan FC Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Javier SORIANO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Atletico Madrid akhirnya berhasil mengamankan tempat di babak semifinal Liga Champions setelah melalui penantian yang cukup panjang. Kepastian tiket empat besar ini didapat meski mereka menelan kekalahan tipis pada pertandingan leg kedua perempat final UCL, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Berlaga di hadapan pendukung sendiri di Civitas Metropolitano, skuad asuhan Diego Simeone harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2. Namun, modal kemenangan 2-0 yang diraih di Camp Nou pada leg pertama membuat skor agregat tetap unggul 3-2 untuk Los Rojiblancos. Hasil pada pertemuan pertama tersebut terbukti menjadi faktor penentu kelolosan mereka.

Pencapaian ini menjadi momen yang sangat emosional bagi seluruh pihak di klub asal Madrid tersebut. Tercatat, mereka harus menunggu selama sembilan tahun untuk bisa kembali merasakan atmosfer babak semifinal di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.

Pertandingan sendiri sudah berjalan dengan intensitas dan tensi yang sangat tinggi sejak sepak mula. Barcelona langsung tampil menekan demi mengejar defisit gol dari leg pertama yang berlangsung di markas Atletico.


Atletico Tak Pernah Menyerah

Bertanding di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, kedua tim langsung tampil menekan. Tampak dalam foto, bek Atletico Madrid asal Spanyol, Robin Le Normand (kiri), berebut bola dengan Gerard Martin (Barcelona) selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Javier SORIANO/AFP)

Tim tamu sempat membuka harapan untuk membalikkan keadaan melalui serangan cepat yang diselesaikan oleh Lamine Yamal dan Ferran Torres. Dua gol tersebut sempat membuat kedudukan agregat menjadi imbang dan membuka peluang bagi Barcelona.

Kendati demikian, barisan pertahanan Atletico tidak panik meski berada dalam tekanan hebat. Mereka perlahan mulai menguasai ritme permainan dan sesekali memberikan ancaman serius melalui skema serangan balik yang tajam.

"Kami melakukan kesalahan penting yang membiarkan mereka memanfaatkan dukungan suporter, sehingga pertandingan menjadi sangat sulit untuk kami kendalikan," kata Diego Simeone.

"Tetapi saat tertinggal 2-0, tim ini tidak menyerah dan justru mampu bangkit lewat kepribadian kuat dari Gimenez, Koke, serta Llorente," sambung sang pelatih.


Aksi Juan Musso dan Petaka Kartu Merah

Hingga akhir pertandingan skor 1-2 tidak berubah. Tampak dalam foto, para pemain Atletico Madrid merayakan kemenangan di akhir pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan FC Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid pada Selasa 14 April 2026 waktu setempat atau Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. (Javier SORIANO/AFP)

Penampilan gemilang Juan Musso di bawah mistar gawang menjadi sorotan utama. Sang penjaga gawang melakukan deretan penyelamatan krusial yang membuat barisan penyerang Barcelona frustrasi karena gagal menambah pundi-pundi gol.

Kondisi Barcelona semakin tersudut setelah Eric Garcia dipaksa keluar lapangan akibat kartu merah. Kehilangan satu pemain membuat kendali permainan yang sebelumnya dipegang oleh anak asuh Hansi Flick perlahan mulai mengendur.

"Pada babak kedua permainan menjadi lebih seimbang karena kami tahu tenaga Barcelona akan menurun drastis setelah laga hari Sabtu," jelas Diego Simeone.

"Kehadiran pemain pengganti di lapangan memberikan kami energi baru untuk mempertahankan rencana permainan yang sudah disiapkan sebelumnya," tambahnya.

Berkat keunggulan agregat ini, Atletico Madrid kembali menapakkan kaki di semifinal setelah hampir satu dekade absen. Di fase selanjutnya, mereka dijadwalkan akan bertemu dengan pemenang dari laga antara Arsenal melawan Sporting CP.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya