Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengamankan sejumlah personel, dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang polisi muda, Bripda Natanael Simanungkalit. Peristiwa ini terjadi di asrama bintara remaja.
"Beberapa personel sudah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan. Untuk apakah terjadi pengeroyokan atau tidak, masih didalami," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Preccilia Ohei saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa siang, (14/4/2026).
Advertisement
Nona Preccilia menambahkan, saat ini jenazah korban berada di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian.
“Kapolda menyampaikan turut berduka atas peristiwa yang terjadi, dan telah memerintahkan Kabid Propam serta Direskrimum untuk melakukan proses hukum secara tuntas. Polda Kepri tidak akan mentolerir sekecil apapun pelanggaran,” ujar Nona Preccelia.
Kasus ini menjadi perhatian luas. Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tragis ini diduga bermula dari pertandingan sepak bola antara senior dan junior di lingkungan barak.
Ketegangan muncul setelah tim senior dikabarkan kalah, yang kemudian berujung pada dugaan aksi kekerasan. Sehari sebelum kejadian, pihak keluarga menuturkan kondisi kroban baik. Bahkan, korban masih melakukan panggilan video dengan keluarga tanpa menunjukkan tanda-tanda masalah.