Survei Poltracking: Program Prabowo-Gibran Bikin Publik Puas, MBG Paling Dirasakan

Dalam hasil survei tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden tercatat mencapai 74,1 persen.

oleh Tim NewsDiterbitkan 13 April 2026, 20:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung dapur SPPG untuk melayani program makan bergizi gratis (MBG) di Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/2/2025). (Foto: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Dukungan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tetap terjaga di tengah dinamika nasional. Survei terbaru Poltracking Indonesia periode 2–8 Maret 2026 menunjukkan tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat masih berada pada level tinggi.

Dalam hasil survei tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden tercatat mencapai 74,1 persen. Sementara itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bahkan sedikit lebih tinggi, yakni 75,1 persen.

“Kepuasan publik terhadap Prabowo-Gibran berada di angka 74,1 persen dan kepercayaan terhadap pemerintah mencapai 75,1 persen,” ujar Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi dalam rilis survei bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Program Prioritas Prabowo-Gibran yang disiarkan melalui akun YouTube Poltracking TV, Senin (13/4/2026).

Masduri menjelaskan, angka tersebut menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan nasional. Tingginya kepercayaan publik juga mencerminkan legitimasi pemerintah yang tetap kuat dalam menjalankan berbagai kebijakan.

Program yang Dongkrak Kepuasan Publik

Menurutnya, stabilitas dukungan ini tidak lepas dari sejumlah program pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Program-program tersebut dinilai memberi dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memperkuat persepsi positif terhadap pemerintah.

“Program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan angka 36,5 persen,” ujarnya.

Program Makan Bergizi Gratis disebut menjadi kebijakan yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat. Efektivitas program tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menjaga tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tetap tinggi.

Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dukungan publik terhadap arah kebijakan pemerintah ke depan.

Metode Survei

Survei dilakukan terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, menggunakan metode "stratified multistage random sampling" dengan "margin of error" 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih dengan unit sampling dari tingkat desa/kelurahan hingga individu responden. Validasi dilakukan dengan membandingkan data sensus Badan Pusat Statistik 2020 serta pembobotan sampel.

Pengendalian kualitas mencakup "spot check" 20 persen sampel, verifikasi ulang via telepon, serta penggunaan sistem "real-time" berbasis aplikasi yang dilengkapi foto dan geolokasi untuk memastikan akurasi data.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya