Real Madrid Lawan Berbahaya, tapi Bayern Tak Perlu Diperingatkan

Real Madrid hadapi Bayern Munchen di leg kedua Liga Champions, Leon Goretzka tegaskan timnya siap tanpa perlu diperingatkan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 April 2026, 10:33 WIB
Aksi Manuel Neuer di laga Bayern Munchen versus Real Madrid di Bernabeu yang merupakan laga leg 1 perempat final Liga Champions. (Oscar DEL POZO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Leg kedua perempat final Liga Champions mempertemukan Bayern Munchen dan Real Madrid di Allianz Arena tengah pekan ini. Laga ini menjadi penentu setelah duel pertama di Santiago Bernabeu berakhir 2-1 untuk wakil Jerman.

Real Madrid datang dengan tekanan besar untuk membalikkan keadaan di kandang lawan. Sementara itu, Bayern berada dalam posisi lebih nyaman berkat keunggulan agregat.

Kondisi kedua tim menjelang pertandingan juga berbeda dalam hal momentum. Bayern baru saja mencatat kemenangan telak di Liga Jerman, sedangkan Real Madrid harus mencari cara meredam ancaman tuan rumah.


Bayern Panaskan Mesin di Liga Jerman

Para pemain Bayern Munchen menyapa suporter setelah laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid vs Bayern Munchen di Madrid, Spanyol, Selasa, 7 April 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Bayern Munchen menunjukkan performa tajam dengan kemenangan 5-0 atas St. Pauli akhir pekan kemarin. Hasil itu mempertegas dominasi mereka di papan atas Liga Jerman musim ini.

Keunggulan di liga domestik memberi kepercayaan diri tambahan bagi skuad asuhan Vincent Kompany. Mereka juga semakin dekat mengunci gelar juara, yang membuat fokus kini tertuju ke Liga Champions.

Produktivitas gol Bayern menjadi sinyal bahaya bagi Real Madrid. Tim asal Jerman itu bahkan sudah menembus lebih dari 100 gol di semua kompetisi musim ini.


Goretzka: Kami Tahu Persis Siapa Lawan Kami

Pemain Bayern Munchen Leon Goretzka (kanan) dan pemain St. Pauli Andreas Hountondji berebut bola pada laga Bundesliga/Liga Jerman antara St. Pauli vs Bayern Munchen di Hamburg, Jerman, Sabtu, 11 April 2026. (Christian Charisius/dpa via AP)

Gelandang Leon Goretzka menegaskan bahwa timnya tidak membutuhkan peringatan tambahan jelang laga penting ini. Ia menilai seluruh pemain sudah memahami kualitas lawan yang akan dihadapi.

“Kami tidak perlu diingatkan. Kami tahu persis siapa lawan kami dan seperti apa pertandingan ini. Kami melihat di leg pertama betapa cepat mereka bisa menciptakan peluang. Jadi, tidak perlu ada yang memperingatkan kami. Kami sudah menyadarinya sendiri,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus merespons kekhawatiran internal klub soal potensi terlalu percaya diri. Bayern tetap menjaga fokus meski unggul agregat.


Ancaman Serangan Balik dan Faktor Absensi

Gelandang Inggris Real Madrid #05, Jude Bellingham (2R), dan penyerang Prancis Real Madrid #10, Kylian Mbappe, bereaksi setelah melewatkan peluang mencetak gol selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Bayern Munchen di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 8 April 2026. (Thomas COEX/AFP)

Real Madrid tetap berbahaya lewat skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas mereka. Kombinasi Vinicius Junior dan Kylian Mbappe menjadi sumber ancaman utama.

Namun, Madrid dipastikan kehilangan Aurelien Tchouaméni akibat akumulasi kartu. Absensi ini bisa memengaruhi keseimbangan lini tengah mereka.

Di sisi lain, kehadiran Jude Bellingham berpotensi memberi dampak besar jika tampil sejak awal. Bayern juga harus mewaspadai perubahan ritme permainan yang bisa terjadi.

Laga ini tetap terbuka meski Bayern unggul agregat sementara. Real Madrid memiliki sejarah panjang dalam membalikkan keadaan di kompetisi ini sehingga duel di Allianz Arena diprediksi berlangsung ketat.

Sumber: Bavarian Football Works

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya