Liputan6.com, Jakarta - Liverpool menghadapi malam yang sulit saat bertandang ke markas PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bermain di Parc des Princes, The Reds harus mengakui keunggulan tuan rumah dalam laga yang berjalan intens sejak awal.
PSG tampil dominan dengan tekanan tinggi yang membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan. Hasil akhir 2-0 pun menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Arne Slot yang kini berada di posisi tertekan.
Advertisement
Kekalahan tersebut menambah daftar hasil negatif Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini jelas bukan modal ideal jelang leg kedua yang akan digelar di Anfield.
Di tengah tekanan yang meningkat, kapten tim Virgil van Dijk akhirnya angkat suara. Ia menuntut respons cepat dari timnya untuk membalikkan keadaan di laga penentuan nanti.
Tekanan Berat Usai City dan PSG, Van Dijk Buka Suara
Performa Liverpool memang sedang menjadi sorotan setelah hasil buruk secara beruntun. Kekalahan telak dari Manchester City di FA Cup menjadi titik rendah yang semakin memperumit situasi tim.
Tak hanya itu, laga berat melawan PSG di Eropa semakin menguji mental dan kualitas skuad. Van Dijk pun tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa tim dalam periode krusial ini.
Ia menilai bahwa standar permainan Liverpool harus jauh lebih baik dari yang ditampilkan belakangan ini. Bek asal Belanda itu menegaskan bahwa hasil buruk seperti ini tidak bisa dibiarkan berlanjut.
“Ini memang musim yang sulit bagi kita semua, dan tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa hari terakhir ini sangat berat. Kalah dengan cara seperti itu melawan Manchester City sangat buruk – tidak dapat diterima, menurut saya – dan melanjutkan dari situ ke pertandingan yang sangat sulit lainnya melawan salah satu tim terbaik Eropa, PSG, tentu akan sangat menantang. Dan memang terbukti demikian," tulis sang bek dalam catatan program pra-pertandingannya jelang duel Liverpool lawan Fulham, via Goal.
Anfield Jadi Harapan, Liverpool Diminta Tampil Spesial
Meski berada dalam situasi sulit, Liverpool masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Leg kedua di Anfield diyakini bisa menjadi momentum kebangkitan jika dimanfaatkan dengan maksimal.