Imunisasi Campak untuk Nakes Dimulai, 565 Orang Sudah Disuntik Vaksin MR

Kick off imunisasi campak pada tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis (named) dimulai hari ini, Jumat, 10 April 2026.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 10 April 2026, 20:00 WIB
Imunisasi campak pada tenaga kesehatan dan tenaga medis dimulai, termasuk di RS Adam Malik Medan.

Liputan6.com, Jakarta - Imunisasi campak pada tenaga kesehatan dan tenaga medis dimulai hari ini, Jumat, 10 April 2026. Hingga sore hari tercatat sudah 565 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis (named) yang mendapatkan suntikan vaksin measles rubella (MR).

“Pada hari ini, kita akan melaksanakan kick off imunisasi campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit kementerian kesehatan dan RSUD di 14 provinsi dengan kasus campak terbanyak serta dokter internship di seluruh Indonesia,” kata Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dokter Andi Saguni dalam konferensi pers, Jumat, 10 April 2026 sore.

Berdasarkan laporan dari RSUD Kota Bandung, imunisasi campak di hari pertama diberikan kepada 160 tenaga kesehatan yang ada di IGD, ICU, PICU serta dokter termasuk dokter internship.

"Terima kasih sudah melindungi nakes dan named. Dan, kami ajak para nakes untuk tidak ragu divaksin karena dalam rangka mengendalikan campak," kata Rizky Fernanda, salah satu dokter internship di RSUD Kota Bandung secara daring.

Lalu, di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, pada hari ini 100 tenaga kesehatan dan tenaga medis diantaranya dokter, perawat, residen, koas telah mendapatkan imunisasi campak.

Di RS Adam Malik Medan, pada hari ini mendapatkan 16 vial vaksin MR yang akan diberikan kepada para tenaga kesehatan dan tenaga medis di sana.

"Kami menyambut baik pemberian imunisasi campak bagi tenaga medis dan tengaa kesehatan di RS kami. Dan, harapannya kejadian pada orang dewasa, kita tenaga medis dan tenaga kesehatan, tiddak terjadi," tutur Direktur Utama RS Adam Malik Medan, dokter Zainal Safri dalam sambungan daring.

 

Target Imunisasi Campak pada Nakes

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, Andi Saguni tentang imunisasi campak pada nakes dan named.

Andi Saguni mengatakan imunisasi MR akan diberikan pada 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi. Lalu, dokter yang tengah menjalani internship di seluruh Indonesia juga mendapatkan imunisasi campak dengan rincian 28.321 dokter umum dan dokter gigi internship.

Ketentuan pemberiannya, apabila tenaga keshatan atau tenaga medis memiliki riwayat imunisasi campak 2 dosis, maka tidak perlu diberikan. Tetapi apabila memiliki riwayat imunisasi hanya 1 dosis, akan diberikan 1 dosis tambahan.

“Kemudian apabila belum memiliki riwayat imunisasi sama sekali, akan diberikan 2 dosis dengan interval minimal 28 hari, dan dosisnya adalah 0,5 ml di subkutan,” ucapnya.

Tujuan Pemberian Imunisasi Campak kepada Nakes dan Named

Pemberian imunisasi campak merupakan upaya melindungi nakes dan named dari campak yang kasusnya mengalami peningkatan.

"Kami harap dapat melindungi nakes dan named dari penyakit campak, sekaligus dapat membantu penanggulangan kasus campak di Indonesia," tutur Andi.

Imunisasi MR kepada nakes dan named dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin edar vaksin campak produksi Bio Farma pada orang dewasa. Per 7 April 2026 BPOM secara resmi menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya