Arus ETF XRP Salip Bitcoin dan Altcoin Lain, Sinyal Kuat atau Sekadar Rotasi?

XRP mencatat arus ETF positif saat Bitcoin dan Ethereum justru keluar dana besar dalam 24 jam.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 10 April 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi aset kripto XRP. (Gambar by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Aset kripto XRP mencatat kinerja mengejutkan dengan mengungguli sejumlah aset besar seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, hingga Dogecoin dalam arus dana ETF selama 24 jam terakhir.

Dikutip dari U.Today, Jumat (10/4/2026), data menunjukkan produk berbasis XRP mencatat arus masuk bersih sekitar USD 3,3 juta. Sementara itu, ETF Bitcoin mengalami arus keluar besar hingga USD 159 juta, dan produk Ethereum mencatat outflow sebesar USD 64 juta.

Kondisi ini membuat XRP tampak unggul secara signifikan dalam perbandingan harian. Namun, para analis mengingatkan bahwa capaian tersebut perlu dilihat dalam konteks pasar yang lebih luas.

Meski terlihat sebagai kemenangan besar, dominasi XRP di ETF dinilai lebih mencerminkan rotasi modal dibanding perubahan fundamental pasar.

Setelah periode dominasi, Bitcoin dan Ethereum kini mengalami tekanan yang memicu keluarnya dana. Sebagian modal tersebut kemudian berpindah sementara ke aset yang lebih kecil dan relatif netral seperti XRP.

XRP memiliki keunggulan karena berada di posisi “tengah”. Aset ini cukup besar untuk tetap likuid, namun tidak terlalu terpengaruh oleh sentimen besar yang saat ini membayangi Bitcoin dan Ethereum.

Selain itu, struktur ETF XRP yang masih lebih kecil membuat pergerakan dana dalam jumlah jutaan dolar bisa terlihat sangat signifikan dalam data harian.

Artinya, ketika XRP mengungguli Bitcoin dalam satu hari, hal itu lebih menunjukkan bahwa Bitcoin sedang kehilangan dana lebih cepat, bukan karena XRP menarik investasi dalam jumlah besar secara keseluruhan.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Minat Investor ke XRP, Strategi atau Spekulasi?

Ilustrasi kripto XRP. (Foto by AI)

Di tengah kinerja ETF yang positif, muncul pertanyaan: mengapa investor justru masuk ke XRP?

Secara teknikal, XRP masih menunjukkan tren yang kurang kuat. Harga aset ini berada di bawah sejumlah level penting dan belum mampu mencetak kenaikan signifikan, menandakan tren penurunan yang masih berlangsung.

Karena itu, minat investor dinilai lebih didorong oleh strategi positioning dibanding keyakinan jangka panjang.

Banyak pelaku pasar menggunakan pendekatan mean-reversion atau strategi kontrarian, yakni membeli aset yang sudah turun tajam dengan harapan akan terjadi rebound. Saat ini, rata-rata trader XRP disebut masih mengalami kerugian lebih dari 40%, dengan sentimen pasar yang cenderung lemah.

 

Lebih Mudah Diakses

Ilustrasi kripto XRP. (Foto by AI)

Di sisi lain, XRP juga relatif lebih mudah diakses oleh produk institusional karena memiliki kejelasan regulasi di beberapa wilayah.

Meski demikian, arus masuk ETF lebih mencerminkan ketertarikan sementara, bukan kekuatan fundamental. Pergerakan ini perlu dicermati dengan hati-hati hingga struktur harga XRP benar-benar membaik dan sejalan dengan peningkatan dana masuk.

Untuk saat ini, XRP dinilai lebih diuntungkan oleh rotasi modal, bukan karena perubahan dominasi di pasar kripto secara keseluruhan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya