Bukan Dimarahi, Lamine Yamal Justru Dilindungi Flick Usai Tantrum di Laga Atletico vs Barcelona

Hansi Flick bela Lamine Yamal usai tantrum saat Barcelona berduel lawan Atletico Madrid, tegaskan akan selalu melindungi sang wonderkid.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 07 April 2026, 23:42 WIB
Upaya pemain Barcelona, Lamine Yamal membobol gawang Atletico Madrid pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadio Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laga panas antara Atletico Madrid dan Barcelona di La Liga pada Minggu (05/04/2026) menyisakan cerita tak biasa. Bukan hanya soal kemenangan dramatis Blaugrana, tapi juga reaksi emosional dari Lamine Yamal yang jadi sorotan.

Barcelona sukses menang 2-1 lewat gol telat yang dicetak Robert Lewandowski di menit ke-87. Namun di tengah euforia tim, Yamal justru terlihat tidak ikut merayakan dan tampak marah hingga laga berakhir.

Gestur sang wonderkid langsung memancing perhatian publik dan media. Apalagi muncul kabar adanya ketegangan antara dirinya dengan staf pelatih di pinggir lapangan.

Situasi ini pun membuat banyak pihak mempertanyakan sikap Yamal di momen penting. Namun, pelatih Hansi Flick punya pandangan berbeda dan memilih untuk meredam polemik tersebut.


Insiden yang tak Perlu Dibesar-besarkan

Penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal bersama rekan setimnya saat sesi latihan menjelang pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Atletico Madrid di lapangan latihan Joan Gamper, Sant Joan Despi, dekat Barcelona, pada Selasa 7 April 2026. Setelah sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Spanyol musim 2025/2026, Barcelona akan kembali berhadapan dengan Atletico Madrid. (MANAURE QUINTERO/AFP)

Flick langsung memberikan pembelaan terhadap Yamal yang dianggapnya masih dalam proses berkembang. Ia menilai emosi yang ditunjukkan pemain muda adalah hal yang wajar.

Menurut Flick, Yamal adalah talenta luar biasa yang masih belajar menghadapi tekanan di level tertinggi. Ia pun meminta publik untuk tidak terus-menerus menyoroti setiap reaksi yang ditunjukkan sang pemain.

"Lamine adalah pemain yang luar biasa," kata Flick, dikutip dari Fotmob, ketika ditanya apakah percakapan Lamine dengan De la Fuente menjadi sumber ketidakpuasannya. "Tapi ia baru berusia 18 tahun. Dan, tentu saja, terkadang ia marah ketika saya menggantinya atau mungkin ketika ia menggiring bola melewati empat, lima pemain lalu menembak, dan ia gagal [seperti saat melawan Atletico]. Terkadang itu juga membuatnya frustrasi karena tidak mencetak gol."

"Ia emosional dan [itu] bagus. Saya akan selalu mendukungnya. Ia pemain yang fantastis, berada di jalur yang benar, dan kami membantunya berkembang di tempat yang tepat. Tidak baik membuat keributan tentang semua yang ia lakukan," seru Flick.


Flick Akan Selalu Melindungi Yamal

Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, berbicara dengan penyerang Barcelona asal Spanyol nomor punggung 19, Lamine Yamal, dalam pertandingan Liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan FC Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 16 Maret 2025. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Lebih jauh, Flick menegaskan bahwa dirinya akan selalu berada di belakang Yamal dalam situasi apa pun. Ia melihat emosi pemain sebagai hal positif selama diarahkan dengan benar.

Flick juga menyoroti bahwa tekanan besar memang tak terhindarkan bagi pemain muda berbakat seperti Yamal. Namun, ia memastikan tim pelatih akan membantu sang pemain berkembang dengan cara yang tepat.

"Saya tahu semua orang memperhatikannya karena ia pemain yang fantastis. Tapi ia baru berusia 18 tahun. Kita semua pernah melakukan kesalahan," ujarnya.

"Saya katakan [kepadanya] kamu bisa [mencoba hal-hal baru], tidak masalah, saya akan selalu melindungimu. Dan di lapangan, ia harus menunjukkan kepada semua orang betapa hebatnya dirinya; bahwa ia akan menjadi salah satu yang terbaik, mungkin pemain terbaik di masa depan."

(Fotmob)


Klasemen Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya