Masa Depan Joao Cancelo di Barcelona: Antara Keinginan Pelatih dan Kendala Biaya

Hansi Flick meminta Barcelona pertahankan Joao Cancelo secara permanen. Namun, tuntutan mahar tinggi dari Al Hilal jadi batu sandungan utama bagi Blaugrana.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 April 2026, 12:42 WIB
Meski dominan dalam penguasaan bola, Barcelona kesulitan menembus pertahanan Athletic Bilbao yang bermain dengan disiplin sejak awal laga. Skor imbang 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Tampak dalam foto, pemain Athletic Bilbao, Andoni Gorosabel (tengah), mencoba mengadang Joao Cancelo dari Barcelona (kanan) pada pertandingan pekan ke-27 La Liga 2025/2026 di Stadion San Mames, Sabtu 7 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Miguel Oses)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kini tengah menghadapi serangkaian keputusan krusial menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Salah satu topik yang paling menyita perhatian manajemen adalah kepastian masa depan Joao Cancelo di Camp Nou.

Bek sayap asal Portugal tersebut menunjukkan performa impresif sejak didatangkan dengan status pinjaman dari Al Hilal pada Januari lalu. Dalam periode yang relatif singkat, Cancelo terbukti mampu beradaptasi dengan cepat dan menyatu ke dalam filosofi permainan tim.

Kondisi ini memicu pembicaraan serius mengenai kontrak permanen. Pelatih Hansi Flick dikabarkan telah memberikan lampu hijau dan sinyal positif untuk menjaga pemain berusia 31 tahun tersebut tetap berada dalam skuadnya.

Dukungan agar sang pemain bertahan juga mengalir dari internal tim. Para penggawa Barcelona lainnya berharap Cancelo tidak pergi, mengingat kontribusi ofensifnya yang sangat menonjol di sisi lapangan. Teranyar, ia kembali membuktikan kualitasnya saat membantu Barcelona meraih kemenangan dramatis atas Atletico Madrid melalui keterlibatan langsung dalam proses gol penentu.


Tekad Bulat Barcelona Dapatkan Cancelo

Begitu peluit pertandingan dibunyikan, Newcastle United langsung melancarkan tekanan agresif. Tampak dalam foto, gelandang Newcastle United asal Inggris, Anthony Elanga (kiri), melepaskan tembakan melewati bek Barcelona asal Portugal, Joao Cancelo, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di St James' Park, Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada Selasa 10 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 11 Maret 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Sikap internal klub raksasa Catalan ini terhadap Joao Cancelo sebenarnya sudah sangat tegas. Manajemen bertekad menjadikan sang pemain sebagai bagian permanen dari proyek olahraga mereka untuk musim depan.

Pihak klub menilai dampak keberadaan Cancelo tidak hanya terbatas pada performa teknis, tetapi juga pada fleksibilitas taktik yang ia tawarkan. Kemampuannya untuk mengisi berbagai posisi di lini belakang menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi skema permainan yang diusung Flick.

"Dia harus bertahan," demikian bunyi pesan tegas dari pihak Barcelona sebagaimana dilaporkan oleh Sport.

Pernyataan tersebut seolah menegaskan kesepakatan kolektif di dalam klub, mulai dari jajaran pelatih hingga para pemain. Semua pihak setuju bahwa kehadiran Cancelo adalah elemen penting bagi daya saing Barcelona di level tertinggi.


Kendala Biaya Transfer

Bek Barcelona, Joao Cancelo, merayakan golnya bersama dua rekan setimnya, Dani Olmo dan Raphinha, ketika menghadapi Sevilla dalam lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Lluis GENE / AFP)

Namun, ambisi untuk mempermanenkan Joao Cancelo diprediksi akan menemui jalan terjal. Masalah finansial dan kesepakatan harga menjadi penghalang utama yang harus segera diselesaikan.

Al Hilal, selaku klub pemilik sah, berada dalam posisi tawar yang cukup kuat. Di sisi lain, Barcelona dikabarkan memiliki harapan untuk bisa mengamankan jasa Cancelo dengan biaya serendah mungkin, bahkan muncul keinginan untuk mendapatkannya secara cuma-cuma.

Harapan tersebut berbanding terbalik dengan sikap Al Hilal. Klub asal Arab Saudi itu tetap menuntut kompensasi transfer yang dianggap layak jika Barcelona ingin melanjutkan kerja sama secara permanen.

Situasi ini semakin rumit karena kondisi keuangan Barcelona yang belum sepenuhnya stabil. Flick masih memerlukan alokasi dana untuk memperkuat sektor lain, sehingga anggaran belanja harus dikelola dengan sangat cermat.

Jika proses negosiasi menemui jalan buntu, Barcelona mungkin terpaksa mencari alternatif lain. Saat ini, Cancelo memilih untuk tetap fokus menuntaskan musim sebelum menentukan langkah selanjutnya, yang kemungkinan besar baru akan dibahas setelah gelaran Piala Dunia 2026.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya