Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter ke Arah Barat Laut

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Minggu sore (5/4/2026), pukul 16.30 WIT.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 05 April 2026, 15:32 WIB
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Minggu sore (5/4/2026), pukul 16.30 WIT. (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Minggu sore (5/4/2026), pukul 16.30 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Dukono kali ini teramati mencapai 1.200 meter di atas puncak, atau sekitar 2.287 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Handayani menurut laporannya mengimbau, masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

"Selalu pakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.

Hal itu perlu dilakukan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.

Sepanjang 2026, Gunung Dukonio tercatat sudah meletus sebanyak 28 kali. Hingga hari ini, Minggu (5/4/2026), pukul 15.27 WIB, Gunung Dukono masih berstatus Waspada (Level II).

Aktivitas Gunung Dukono

Berdasarkan data PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Sabtu (4/4/2026), pukul 00.00-24.00 WIT, Gunung Dukono mengalami sebanyak 53 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 6-34 mm, dan lama gempa 40.64-148.27 detik, kemudian 1 kali gempa Terasa, skala I MMI dengan amplitudo 34 mm, S-P 42.54 detik dan lama gempa 155.08 detik, lalu 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 34 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 114.99 detik, kemudian 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-16 mm, dominan 5 mm.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya