Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan kedigantaraan luar angkasa SpaceX milik miliarder Elon Musk telah mengajukan permohonan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) secara rahasia kepada the Securities and Exchange Commission (SEC). Hal ini membawa perusahaan milik Elon Musk itu selangkah lebih dekat ke penawaran publik yang akan memecahkan rekor.
Demikian dilaporkan Bloomberg menurut sumber yang dikutip dari CNBC, Kamis (2/4/2026). Sumber menyebutkan, perusahaan itu dapat menargetkan valuasi sekitar USD 1,75 triliun atau Rp 29.610 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920) dengan pencatatan saham sekitar Juni 2026.
Advertisement
SpaceX yang didirikan oleh Elon Musk pada 2002 untuk mengembangkan dan mengoperasikan roket yang dapat digunakan kembali, SpaceX telah menjadi mitra peluncuran terbesar NASA setelah badan itu mengakhiri program pesawat ulang alik pada 2011.
Perusahaan itu bergabung dengan Xai milik Elon Musk pada Februari, menciptakan entigas gabungan yang pada saat itu dinilai sebesar USD 1,25 triliun atau Rp 21.150 triliun.
Ketika SpaceX akhirnya terdaftar di bursa saham, Musk akan menjadi orang pertama yang memimpin dua perusahaan publik terpisah senilai triliun dolar. Musk adalah orang terkaya di dunia, dengan kekayaan bersih mendekati USD 840 miliar atau Rp 14.213 triliun, menurut Forbes. Tesla, yang diandalkan Musk untuk sebagian besar kekayaan likuidnya, memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 1,4 triliun atau Rp 23.688 triliun.
Pengajuan rahasia memungkinkan perusahaan untuk menyerahkan laporan keuangan mereka kepada SEC untuk tinjauan peraturan sebelum mengungkapkannya kepada publik dan calon investor. SpaceX harus merilis pengajuan publik setidaknya 15 hari sebelum roadshow IPO-nya.
Meskipun SpaceX masih memiliki banyak rintangan yang harus dilewati untuk mencapai pasar publik, penawaran tersebut. dengan asumsi itu terjadi, akan penuh dengan hal-hal yang luar biasa. Dengan perusahaan yang dilaporkan ingin mengumpulkan hingga USD 75 miliar atau Rp 1.269 triliun, itu akan lebih dari tiga kali lipat ukuran IPO AS terbesar hingga saat ini. Alibaba China mengumpulkan USD 22 miliar pada 2014, menempatkannya di depan Visa , yang mengumpulkan hampir USD 18 miliar pada 2008.
Dikabarkan Ajukan IPO
SpaceX, perusahaan milik Elon Musk berencana mengajukan prospektus penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) kepada regulator pekan ini atau pekan depan.
Demikian berdasarkan laporan the Information dari sumber pada Selasa, 24 Maret 2026, yang dikutip dari Channel News Asia, Rabu (25/3/2026).
Para konsultan yang terlibat dalam persiapan itu memperkirakan perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini dapat menghimpun dana lebih dari USD 75 miliar atau Rp 1.262 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.830). Penghimpunan dana itu akan membawa IPO SpaceX menjadi salah satu IPO terbesar sepanjang sejarah menurut laporan itu. Alokasi investor individu dapat melebihi 20%, meskipun struktur akhirnya masih sedang ditentukan.
Adapun SpaceX belum menanggapi permintaan komentar. Potensi pencatatan saham ini terjadi pada saat antusiasme investor yang meningkat untuk sektor antariksa, didorong oleh penurunan biaya peluncuran, perluasan jaringan satelit dan meningkatnya minat infrastruktur pusat data di orbit.
Saham perusahaan termasuk Rocket Lab, Planet Labs, dan AST SpaceMobile naik antara 3 persen dan 4 persen dalam perdagangan pra-pasar pada hri Rabu. Saham Tesla naik sekitar 1,7 persen sebelum pembukaan pasar.
IPO SpaceX berpotensi menarik basis investor ritel Tesla bersama investor ruang angkasa tradisional, membuka gelombang modal baru ke perusahaan kedirgantaraan dan infrastruktur ruang angkasa generasi berikutnya.
SpaceX, yang didirikan pada 2002, adalah perusahaan ruang angkasa swasta terbesar di Amerika Serikat dan melakukan lebih banyak peluncuran setiap tahunnya daripada perusahaan lain mana pun di dunia, menjadikannya indikator penting bagi industri ruang angkasa komersial.
Ambisi IPO
Roket Falcon 9 yang dapat digunakan kembali dan program Starship-nya telah mengubah ekonomi peluncuran, sementara jaringan satelit Starlink-nya telah menjadi kekuatan dominan dalam broadband berbasis ruang angkasa.
Ambisi IPO perusahaan juga terkait dengan visi jangka panjangnya untuk membangun infrastruktur orbital, termasuk pusat data di ruang angkasa, sebuah konsep yang semakin populer seiring dengan meningkatnya permintaan akan komputasi AI.
SpaceX mengakuisisi xAI milik Musk bulan lalu dalam transaksi yang menilai SpaceX sebesar USD 1 triliun, dan xAI sebesar USD 250 miliar, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.