Italia Dijegal Bosnia dan Herzegovina, Gennaro Gattuso Ogah Bahas Keputusan Kontroversial Wasit

Italia kalah dramatis dari Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti. Gennar Gattuso menolak salahkan wasit dan enggan bahas masa depannya.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 01 April 2026, 15:52 WIB
Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, pada menit ke-79, Bosnia dan Herzegovina berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, berjalan keluar lapangan usai pertandingan final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Italia harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Bosnia dan Herzegovina dalam laga yang berlangsung panas di Bilino Polje, Zenica, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB. Gli Azzurri sebenarnya sempat membuka keunggulan lebih dulu dan terlihat berada di jalur kemenangan.

Moise Kean menjadi aktor utama di awal pertandingan setelah berhasil mencetak gol pembuka untuk Italia. Namun, momentum tersebut tak bertahan lama karena situasi berubah drastis menjelang akhir babak pertama.

Petaka datang ketika Alessandro Bastoni diganjar kartu merah pada menit ke-41 setelah melakukan pelanggaran terakhir. Kondisi itu dimanfaatkan Bosnia dan Herzegovina untuk bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Haris Tabakovic.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum akhirnya laga harus ditentukan lewat adu penalti. Italia pun harus menyerah 4-1 setelah dua penendangnya gagal menjalankan tugas.


Gattuso Enggan Soroti Keputusan Wasit

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, tampak kecewa setelah timnya takluk dari Bosnia dan Herzegovina pada laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (AP Photo/Armin Durgut)

Kekalahan Italia tak lepas dari adanya momen kontroversial yang terjadi di lapangan. Tepatnya di babak perpanjangan waktu saat Marco Palestra dijatuhkan di depan gawang lawan.

Situasi tersebut sempat memicu protes keras dari kubu Italia. Namun, wasit Clement Turpin hanya memberikan kartu kuning, keputusan yang memancing perdebatan.

Meski begitu, Gennaro Gattuso memilih untuk tidak memperpanjang polemik terkait kepemimpinan wasit. Pelatih Italia itu justru mengambil sikap berbeda dengan menahan komentarnya.

“Saya tidak ingin membicarakan wasit atau apa pun, tetapi hari ini adil, ini sepak bola. Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama bertahun-tahun, saya merayakan dan saya dihantam, seperti hari ini, tetapi sulit untuk menerima ini,” ujarnya pada RAI Sport, via Football Italia.


Masa Depan Menggantung, Gattuso Belum Mau Buka Suara

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, tampak sedih setelah dikalahkan dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Italia dan Norwegia, di Stadion San Siro, Milan, Senin (17-11-2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI/AFP)

Kekalahan ini langsung memunculkan spekulasi soal masa depan Gattuso sebagai pelatih Italia. Tekanan publik dan hasil yang mengecewakan membuat posisinya mulai dipertanyakan.

Namun, Gattuso tampaknya belum ingin terburu-buru membicarakan kelanjutan kariernya di kursi pelatih. Menurutnya, saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masa depan pribadi.

“Saya pikir membicarakan masa depan saya hari ini tidak penting. Yang penting adalah pergi ke Piala Dunia. Kami menerima performa ini, tetapi ini menyakitkan. Kami kecewa," aku mantan pemain AC Milan ini.

(Football Italia)

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya