Bintang Muda Real Madrid Pilih Spanyol, Tolak Rayuan Maroko

Thiago Pitarch sukses menembus tim utama Real Madrid dan kini mulai rutin tampil sebagai starter, sebuah pencapaian luar biasa.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 29 Maret 2026, 23:57 WIB
Thiago Pitarch Pinar dan Jeremy Doku berebut bola dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid vs Manchester City di Santiago Bernabeu, 12 Maret 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Talenta muda Thiago Pitarch tengah menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Gelandang berusia 18 tahun itu sukses menembus tim utama Real Madrid dan kini mulai rutin tampil sebagai starter, sebuah pencapaian yang jarang diraih pemain seusianya di klub sebesar Los Blancos.

Performa impresif Pitarch membuat masa depannya di level internasional ikut menjadi bahan perbincangan. Ia diketahui memiliki dua opsi negara untuk dibela, yakni Spanyol dan Maroko.

Selama ini, Pitarch sudah memperkuat Spanyol di level kelompok umur, namun peluang membela Maroko tetap terbuka berkat latar belakang keluarganya.

Federasi sepak bola Maroko bahkan bergerak aktif untuk membujuk Pitarch agar beralih kewarganegaraan sepak bola. Mereka berharap sang pemain mengikuti jejak rekan setimnya di Madrid, Brahim Diaz, yang lebih dulu memilih memperkuat tim berjuluk Atlas Lions.


Dukungan untuk Pitarch

Real Madrid mendominasi penguasaan bola sejak awal babak kedua. Tampak dalam foto, gelandang Celta Vigo asal Spanyol, Miguel Roman dan gelandang Real Madrid asal Spanyol, Thiago Pitarch, bersaing untuk mendapatkan bola atas pada pertandingan pekan ke-27 La Liga 2025/2026 di Estadio Abanca-Balaidos pada Jumat 6 Maret 2026 waktu setempat atau Sabtu 7 Maret 2026 dini hari WIB. (Miguel RIOPA/AFP)

Dukungan juga datang dari penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou. Ia secara terbuka menyatakan bahwa Pitarch akan disambut hangat jika memutuskan bergabung dengan tim nasional Maroko.

“Beri tahu dia bahwa kami selalu membuka pintu untuknya. Dia punya keluarga di sini dan juga di Spanyol. Pada akhirnya, dia akan memilih sesuai kata hatinya. Setiap pemain yang punya hubungan dengan Maroko selalu diterima, terlebih jika dia pemain Real Madrid,” ujar Bounou.

Namun di tengah gencarnya pendekatan dari Maroko, sinyal kuat justru datang dari kubu Spanyol. Pelatih La Roja, Luis de la Fuente, mengungkapkan bahwa Pitarch tetap berkomitmen untuk membela Spanyol di level senior.


Peluang Pitarch Bela Maroko

Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan gol pembuka dari titik penalti bersama Thiago Pitarch, di sebelah kanan, selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City dan Real Madrid di Manchester, Rabu, 18 Maret 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Pernyataan tersebut kemudian diperkuat oleh konfirmasi langsung dari sang pemain. Dengan demikian, peluang Maroko untuk “membajak” Pitarch tampaknya semakin menipis.

Keputusan ini tak lepas dari ambisi besar Pitarch untuk menembus skuad utama Spanyol. Meski lini tengah La Roja saat ini dipenuhi pemain bintang, ia tetap optimistis bisa mendapatkan kesempatan di masa depan.

Piala Dunia 2026 mungkin datang terlalu cepat bagi perkembangan kariernya. Namun, dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus menanjak, peluang Pitarch untuk menjadi bagian penting Spanyol di tahun-tahun mendatang terbuka lebar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya