Thomas Tuchel Semprot Wasit Setelah Inggris Gagal Menang

Thomas Tuchel mengkritik keras wasit usai Inggris ditahan Uruguay. Ia menyebut keputusan penalti tidak tepat meski puas dengan performa timnya.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Maret 2026, 15:43 WIB
Pelatih kepala Timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, mengamati para pemain dari pinggir lapangan selama pertandingan persahabatan antara Inggris dan Wales di Stadion Wembley, London, pada 9 Oktober 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Thomas Tuchel meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Inggris melawan Uruguay di Wembley. Ia menilai sejumlah keputusan yang diambil tidak tepat dan merugikan timnya.

Pertandingan ini menjadi salah satu uji coba terakhir Inggris sebelum penentuan skuad Piala Dunia. Laga berjalan cukup datar, namun memanas di babak kedua akibat beberapa insiden keras.

Salah satu momen kontroversial terjadi saat tekel keras Ronald Araujo kepada Phil Foden. Selain itu, situasi kartu kuning Manuel Ugarte juga menimbulkan kebingungan.

Laga kemudian berakhir imbang setelah gol Ben White dibalas Federico Valverde lewat penalti di masa injury time. Penalti tersebut diberikan setelah pelanggaran White di kotak terlarang.


Tuchel Kecewa dengan Keputusan Penalti

Ben White (kiri) mencetak gol di laga uji coba antara Inggris vs Uruguay di Stadion Wembley, Sabtu (28/03/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Tuchel menilai keputusan penalti yang diberikan kepada Uruguay tidak tepat. Ia merasa situasi tersebut tidak layak menghasilkan hukuman penalti.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi performa timnya secara keseluruhan. Ia melihat struktur permainan Inggris berjalan dengan baik sepanjang laga.

"Ya, karena itu bukan penalti, maaf. Tapi tidak apa apa," ujar Tuchel.

"Untuk merangkum, saya pikir gol kami juga berasal dari blok keras Adam Wharton yang mereka cek dan tetap diberikan. Saya benar benar puas dengan performa kami. Saya menyukai bagaimana kami menjalankan struktur permainan," lanjut Tuchel.


Inggris Dinilai Tampil Lebih Baik

Duel Federico Vinas dengan Harry Maguire di laga uji coba antara Inggris vs Uruguay di Stadion Wembley, Sabtu (28/03/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Tuchel menilai timnya tampil lebih dominan dibanding Uruguay dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut Inggris memiliki sejumlah peluang berbahaya.

Meski harus melakukan beberapa pergantian karena cedera, tim tetap mampu menunjukkan permainan solid. Hal itu menjadi catatan positif bagi pelatih asal Jerman tersebut.

"Kami terus mencoba dan mencoba, saya pikir kami adalah tim yang lebih baik secara keseluruhan," kata Tuchel.

"Kami memiliki beberapa peluang besar dari bola mati dan peluang terbesar dari Dominic Calvert-Lewin setelah 60 menit. Kami dipaksa melakukan perubahan karena kehilangan Noni Madueke dan Phil Foden akibat cedera," sambung Tuchel.


Sorotan pada Keputusan Wasit dan VAR

Bek Timnas Inggris, Ben White, mencetak satu gol saat timnya bermain imbang 1-1 kontra Uruguay pada laga uji coba di Stadion Wembley, London, Sabtu (28/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Henry NICHOLLS)

Tuchel juga menyoroti keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah kepada Araujo. Ia menilai pelanggaran tersebut sangat berbahaya.

Selain itu, ia mempertanyakan penggunaan VAR yang dianggap tidak konsisten. Hal tersebut membuatnya semakin kecewa dengan jalannya pertandingan.

Lanjut Baca:

"Tentu saja seharusnya kartu merah. Ya, tentu saja," tegas Tuchel. "Ini sangat beruntung. Bagaimana mungkin itu tidak diperiksa oleh VAR? Lalu mereka memeriksa kejadian terakhir di mana wasit sudah sangat jelas melihatnya dan menganggap itu bukan apa apa, lalu mereka memeriksanya dan memberikannya. Itu tidak cukup bagi saya untuk penalti, tetapi tidak apa apa," lanjut Tuchel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya