Cerita Bek Barcelona Gerard Martin yang Mendapat Hadiah Jersey Legenda Milan, Paolo Maldini

Gerard Martin ungkap kisah unik di balik hadiah jersey dari Paolo Maldini, berawal dari julukan rekan setim di Barcelona hingga bantuan sang kekasih.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 27 Maret 2026, 16:28 WIB
Robert Lewandowski dari Barcelona (kiri) merayakan gol bersama rekannya, Gerard Martin, dalam laga persahabatan antara Barcelona dan Daegu FC di Stadion Daegu, Daegu, Korea Selatan, Senin, 4 Agustus 2025. (Kim Hyun-tea/Yonhap via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan karier Gerard Martin bersama Barcelona terbilang tidak biasa. Ia datang tanpa banyak sorotan, tetapi perlahan menjelma menjadi salah satu pilar penting di lini belakang.

Debutnya bersama tim utama Barcelona terjadi pada Agustus 2024. Sejak saat itu, pemain berusia 24 tahun ini mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar dari pelatih.

Awalnya, Martin dikenal sebagai bek kiri yang solid dan disiplin. Namun, pada musim 2025/2026, ia mengalami perubahan peran yang signifikan.

Di bawah arahan Hansi Flick, Martin kini lebih sering dimainkan sebagai bek tengah. Perubahan ini justru membuat performanya semakin menonjol dan konsisten.


Dari Candaan Jadi Julukan: Lahirnya ‘Gerard Maldini’

Gol kemenangan Barcelona atas Real Sociedad dibuka pada menit ke-25 lewat aksi Gerard Martin. (LLUIS GENE/AFP)

Performa impresif Gerard Martin di jantung pertahanan Barcelona tak luput dari perhatian rekan-rekannya. Gaya bermainnya yang tenang dan cerdas membuatnya mulai dibandingkan dengan legenda besar.

Perbandingan itu kemudian berkembang menjadi julukan unik di ruang ganti. Rekan setimnya mulai memanggilnya dengan nama yang tidak sembarangan: Maldini.

Julukan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat sosok Paolo Maldini dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa. Ia mengoleksi tujuh gelar Serie A dan lima trofi Piala Eropa bersama AC Milan.

Martin sendiri mengaku santai menanggapi julukan tersebut. “Julukan Gerard Maldini saya? Cukup lucu. Rekan-rekan setim saya memanggil saya Maldini. Saya menerimanya dengan baik dan senang bisa tampil di level yang bagus sebagai bek tengah sehingga diberi julukan seperti itu,” katanya baru-baru ini, dikutip dari BarcaBlaugranes.


Peran Sang Kekasih: Awal Mula Jersey Maldini Sampai ke Tangan Martin

4. Paolo Maldini - Pemain legenda ini menjadi bek paling tangguh dan loyal yang pernah dimiliki AC Milan. Berkat ketangguhan Maldini menjaga lini pertahanan, AC Milan sukses meraih trofi Liga Champions 2007. (AFP/Giuseppe Cacace)

Di balik julukan tersebut, ada cerita menarik yang kemudian berujung pada hadiah spesial. Gerard Martin mendapat kiriman jersey dari Paolo Maldini secara langsung.

Jersey itu bukan sekadar hadiah biasa. Terdapat tanda tangan dan pesan khusus yang membuat momen tersebut semakin berkesan bagi sang pemain.

Tulisan di jersey itu berbunyi: “Untuk Gerard… Semoga ulang tahunmu bahagia, dan semoga sukses dalam kariermu! Dengan penuh kasih sayang, Paolo Maldini.”

Martin kemudian mengungkapkan bahwa semua ini bermula dari ide sederhana sang kekasih. “Ia merasa itu ide bagus dan menghubungi putra Paolo Maldini, menceritakan seluruh kisahnya, dan mereka mengirimkan kaus kepada kami. Saya tidak percaya! Saya senang menerima kaus dari legenda seperti dirinya,” katanya kepada TV3, via BarcaBlaugranes.

Ia juga mengakui bahwa dirinya sebenarnya tidak terlalu mengikuti perjalanan karier sosok Maldini. “Saya tidak pernah melihatnya bermain. Saya masih sangat kecil. Selain itu, ketika saya masih kecil, saya tidak terlalu memperhatikan bek tengah, lebih memperhatikan bek sayap. Sekarang saya harus memperhatikan bek tengah!” kelakarnya.

(BarcaBlaugranes)


Klasemen Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya