Liputan6.com, Riyadh - Ramadan menjadi momen penuh keberkahan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, di mana sebanyak 33 juta hidangan buka puasa disajikan bagi para jemaah.
Setiap hari, ribuan relawan dan petugas bekerja sama untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar dan merata. Skala pelayanan yang begitu besar ini mencerminkan komitmen dalam memberikan kenyamanan serta pengalaman ibadah terbaik bagi umat Muslim dari seluruh dunia.
Advertisement
Angka tersebut mencerminkan kepedulian Kerajaan Arab Saudi terhadap para jamaah dan komitmennya untuk menyediakan suasana spiritual yang terintegrasi.
Operasi distribusi hidangan buka puasa dilakukan di bawah sistem layanan terpadu yang diawasi oleh Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjidil Haram.
Ini termasuk lokasi yang terorganisir dan standar kesehatan untuk memastikan distribusi yang lancar dan aman bagi para jamaah dan pelaku Umrah, khususnya selama periode puncak sebelum shalat Maghrib, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi.
Upaya ini menunjukkan koordinasi yang efektif dalam manajemen kerumunan dan layanan operasional, meningkatkan kualitas layanan di kedua masjid suci tersebut sesuai dengan Visi Saudi 2030, tambahnya.
Makanan disajikan di area buka puasa yang telah ditentukan di masjid-masjid, dengan tetap memperhatikan standar kesehatan yang ketat untuk memastikan keselamatan para jamaah.
Pihak berwenang memperkenalkan layanan daring sebelum bulan suci Ramadan, di mana individu, organisasi amal, dan lembaga wakaf dapat mengajukan permohonan untuk menyumbangkan makanan buka puasa.