Mikel Arteta Patah Hati Lihat Arsenal Kalah di Final Carabao Cup: Sakit Banget!

Mikel Arteta tersakiti dengan kekalahan Arsenal atas Manchester City di final Carabao Cup 2025/2026.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 23 Maret 2026, 03:30 WIB
Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta kecewa berat timnya kalah di final Carabao Cup 2025/2026. Ia menyebut kekalahan ini terasa menyakitkan karena The Gunners seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut.

Arsenal baru saja melakoni partai spesial di Wembley. Mereka tampil di final Carabao Cup 2025/2026 di mana mereka berhadapan dengan Manchester City di partai puncak ini.

Di babak pertama, Arsenal tampil dominan dan mengancam. Namun di babak kedua performa mereka justru kendor, dan situasi ini dimanfaatkan City untuk mencetak dua gol sehingga The Cityzens yang didapuk menjadi juara turnamen ini.

Arteta kecewa berat melihat timnya kalah dengan cara yang mengenaskan di laga ini. "Ini hari yang menyedihkan bagi kami," keluh Arteta kepada BBC Radio 5 Live.

Simak penuturan pelatih asal Spanyol itu di bawah ini.


Gagal Penuhi Harapan

Erling Haaland mencoba melewati William Saliba dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026. (AP Photo/Maja Smiejkowska)

Menurut Arteta, timnya benar-benar terpukul dengan kekalahan di final ini. Pasalnya para Gooners sudah lama tidak melihat Arsenal mengangkat trofi juara.

Namun sayangnya impian itu sirna setelah mereka dua kali dibobol Nico O'Reilly di babak kedua sehingga mereka harus puas hanya menjadi runner up di kompetisi ini.

"Kekalahan ini terasa menyakitkan terutama untuk para pemain dan juga para fans kami, karena kami sangat ingin mengangkat trofi juara itu hari ini," sambung Arteta.


Buang-buang Peluang Emas

Viktor Gyokeres mempertahankan bola dari gangguan Rodri dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026. (AP Photo/Maja Smiejkowska)

Menurut Arteta, Arsenal seharusnya bisa keluar sebagai pemenang dari final ini. Andai saja The Gunners lebih klinis dalam memanfaatkan peluang-peluang yang mereka ciptakan di babak pertama.

"Pertandingan tadi sangat berbeda di kedua babak. Di babak pertama saya rasa kami bermain dengan lebih baik ketimbang Manchester City dan kami membuat dua peluang terbaik di laga ini," ujar Arteta.

"Sangat disayangkan kami tidak mampu memaksimalkan dua peluang tersebut. Namun kami harus memberikan kredit kepada Manchester City atas apa yang mereka lakuka ndi pertandingan tadi," pungkas sang manajer.


Masih Ada 3 Kesempatan

Nico O'Reilly melakukan selebrasi saat Manchester City mengalahkan Arsenal di partai final Carabao Cup dengan skor 2-0. Pada laga ini ia membukukan dua gol. (Adrian DENNIS / AFP)(Adrian Dennis / AFP)

Meski gagal menjuarai Carabao Cup, Arsenal masih punya tiga kesempatan untuk mengangkat trofi juara di akhir musim nanti.

Pasalnya The Gunners masih memimpin klasemen Premier League, sementara mereka juga lolos ke babak perempat final FA Cup dan Liga Champions.

Sumber: BBC Radio 5 Live

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya