Ivan Kolev Tiba-tiba Bahas Timnas Indonesia, Menentang Naturalisasi hingga Singgung Pelatih Asing

Ivan Kolev memberikan pandangannya soal situasi Timnas Indonesia saat ini, yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan ketika dirinya melatih dulu.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 20 Maret 2026, 19:00 WIB
Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria ini menjadi pelatih kedua yang mampu mengantar Timnas Indonesia menggapai posisi runner-up pada Piala AFF 2002. Dalam ajang yang merupakan edisi keempat dan digelar di Jakarta, Indonesia kembali kalah dari Thailand melalui adu penalti 2-4 (2-2). (AFP/Jewel Samad)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Ivan Kolev mendadak membahas Timnas Indonesia dan memberikan pandangannya mengenai banyak hal, termasuk kondisi Garuda saat ini. Dia menyinggung soal banyaknya pemain naturalisasi hingga FIFA Series, turnamen mini yang akan diikuti Timnas Indonesia dan negaranya, Bulgaria.

Ivan Kolev membeberkan pendapatnya dalam sebuah wawancara bersama dengan salah satu media Bulgaria, Darik Radio and Dsport. Kegiatan itu dilakukan jelang bergulirnya FIFA Series 2026 pada 27-30 Maret 2026. Kebetulan, Bulgaria jadi salah satu negara yang ikut serta di Jakarta bersama dengan Timnas Indonesia, tim yang pernah Ivan Kolev tangani.

Selain Bulgaria dan Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 di Jakarta juga diikuti oleh dua tim nasional lain. Yakni Kepulauan Solomon dari Oseania dan Saint Kitt and Nevis dari Karibia.


Menentang Naturalisasi, Berdayakan Pemain Lokal

Timnas Indonesia kala itu ditangani pelatih asal Bulgaria, Ivan Kolev dan diperkuat materi pemain terbaik di Tanah Air saat Piala Asia 2007. Mereka adalah Yandri Pitoy, Ferry Rotinsulu, Markus Haris Maulana (kiper), Ricardo Salampessy, Maman Abdurahman, Erol Iba, Ismed Sofyan, Charis Yulianto, Supardi Nasir, Achmad Jufriyanto, Harry Saputra (belakang). Ada juga Muhammad Ridwan, Eka Ramdani, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Syamsul Chaeruddin, Mahyadi Panggabean, Atep Rizal (tengah), Elie Aiboy, Budi Sudarsono, Zaenal Arief, Bambang Pamungkas (depan). (AFP/Adek Berry)

Dalam kesempatan itu, Ivan Kolev menyoroti banyak hal. Salah satunya adalah terkait pemain naturalisasi yang menjamur di Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, situasi sekarang sangat berbeda ketika dia dulu memegang Garuda pada 2002-2004 dan 2007.

"Perbandingan dengan masa ketika saya masih di sana sulit. Pada masa saya, atas desakan saya, ketika saya berada di tim nasional, saya sangat mengutamakan pemain lokal dan menentang naturalisasi terlalu banyak pemain asing," ujar Ivan Kolev.

Pemain naturalisasi yang disinggung oleh Ivan Kolev tersebut adalah mereka yang tidak memiliki darah keturunan. Dirinya meragukan penambahan pemain asing dan naturalisasi dapat mendongkrak prestasi secara instan.

"Sekarang saya melihat ada 5-6 pemain asing di klub. Di sana mereka menganggap itu bermanfaat bagi mereka. Namun, hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia," ucap pelatih berusia 68 tahun ini.


Kebiasaan Indonesia Pakai Pelatih Asing

Ivan Kolev memberi instruksi ketika masih melatih tim nasional Indonesia menjelang berlangsungnya partai kontra Arab Saudi di Jakarta, 13 Juli 2007.AFP PHOTO/ADEK BERRY

Selain itu, Ivan Kolev turut membahas soal kebiasaan yang ada pada sepak bola Indonesia. Yakni berkaitan dengan pelatih, di mana mayoritas tim di Tanah Air lebih memercayai sosok asing, alih-alih menggunakan jasa juru taktik lokal.

Menurut Kolev, pandangan itu sebuah kesalahan. Tapi dirinya sadar hal itu tak bisa serta merta diubah karena memang sudah jadi kebiasaan sepak bola Indonesia.

"Mereka mencari pelatih yang memiliki otoritas lebih besar. Mungkin pelatih lokal dianggap tidak cukup berwibawa, yang tentu saja merupakan kesalahan, tetapi itulah penilaian mereka," ucapnya.


Kiprah Ivan Kolev di Indonesia

Terlepas dari itu, kiprah Ivan Kolev di Indonesia terbilang panjang. Selain menangani Garuda dalam dua periode berbeda, dia juga tercatat sempat melatih sejumlah klub profesional di Tanah Air.

Tercatat ada lima klub Indonesia yang pernah merasakan tangan dingin Kolev. Yakni Persija Jakarta pada 1999-2000 dan 2019, Mitra Kukar pada 2004-2005, Persipura Jayapura pada 2007, Sriwijaya FC pada 2010-2011, sertaPS TNI pada 2017.

Adapun Ivan Kolev saat ini melatih salah satu klub di negaranya Bulgaria. Yaitu FC Chernomorets 1919 Burgas, klub kasta kedua Liga Bulgaria sejak Oktober 2025.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya