Lokasi Tabrakan <i>Speedboat</i> Jambi Rawan Kecelakaan

Nunung Maria dan Rosmiati (40), dua penumpang selamat dari tabrakan speedboat Djarum dengan KM Elang Buana di Tanjungjabung Timur, Jambi, mengaku tak melihat kecelakaan yang terjadi.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 September 2003, 07:20 WIB
Liputan6.com, Jambi: Dua penumpang yang selamat dari tabrakan speedboat Djarum dengan Kapal Motor Elang Buana di Sungai Pelas, Tanjungjabung Timur, Jumat pekan silam, mengaku tak melihat kecelakaan yang terjadi. Keduanya bernama Nunung Maria dan Rosmiati (40). Bila Nunung yang masih pelajar SMUN 6 Jambi ini cuma luka ringan, kecelakaan tersebut membuat Rosmiati cedera. Dia mengaku tertidur saat tabrakan terjadi dan baru tersadar setelah tiba di Puskesmas Nipah Panjang.

Lokasi tabrakan antara speedboat Djarum dan KM Elang Buana di perairan yang menjadi muara Sungai Batang Hari itu adalah kawasan rawan. Selain airnya dalam, arus di sungai ini tak terduga. Sudah begitu, umumnya para nakhoda kapal, terutama speedboat, mengemudi dengan kecepatan tinggi sehingga mudah terbalik saat ada ombak atau bila mereka melindas kayu. Speedboat menjadi satu-satunya sarana transportasi yang menghubungkan Nipah Panjang di Kabupaten Tanjungjabung Timur dengan wilayah Suak Kandis di Muaro Jambi.

Buntut kecelakaan tersebut, anggota Satuan Polisi Air dan Udara Kepolisian Daerah Jambi menyita kapal Motor Elang Buana. Polisi juga menetapkan Ramli, sang nakhoda sebagai tersangka. Sedangkan sejumlah penumpang luka-luka yang dirawat di rumah sakit kini telah diperbolehkan pulang [baca: Seorang Korban Tabrakan Kapal di Jambi Belum Ditemukan].(SID/Suhatman Pisang)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya