Dapat Bonus Rp1 M, Atlet ASEAN Para Games 2025 Buka Usaha Depot Air

Dzaky mendapat bonus Rp1 Miliar usai merebut emas di ASEAN Para Games 2025. Bonus tersebut akan dipakai untuk usaha depot air di kampung halamannya.

oleh ThomasDiterbitkan 20 Maret 2026, 12:00 WIB
Atlet para angkat berat Indonesia, M. Mabruk Arib Dzaky. (Dok. NPC Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Bonus untuk para atlet peraih medali ASEAN Para Games 2025 telah cair pada Selasa 17 Maret 2026 lalu. Para atlet bersyukur bisa mendapatkan bonus besar dimana peraih emas meraup Rp1 miliar dari Pemerintah Indonesia.

Salah satu yang berhak mendapatkan Rp1 M adalah M. Mabruk Arib Dzaky yang merupakan atlet para angkat berat putra Indonesia. Dzaky senang bisa meraih bonus yang sama besarnya dengan atlet SEA Games.

Dzaky senang bukan main bonus cair cukup cepat. Bonus dari pemerintah ini sangat berarti bagi dirinya karena akan menjadi tabungan dan investasi jangka panjang untuk menunjang kariernya sebagai atlet.

Selain akan ditabung, Dzaky sudah memiliki rencana menggunakan bonus tersebut dengan dengan membuka usaha. Salah satu usaha yang dia geluti yakni, membuka usaha depot air.

"Mungkin akan buka usaha depot air mas karena itu kebutuhan kita semua kan yaa mungkin itu sih mas," kata atlet asal Kalimantan Barat itu dilansir Antara.


Bersyukur Dapat Bonus Besar

Tak lupa Dzaky juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir yang telah mencairkan bonus ASEAN Para Games 2025.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden dan Menpora. Selama ini pemerintah sangat mensupport atlet-atlet NPC untuk berprestasi di ajang internasional," ucap Dzaky.


Perjuangan Dzaky di Thailand

Di ASEAN Para Games 2025, Dzaky meraih emas pada kelas Putra 59 kilogram. Padahal Dzaky baru debut di ajang ASEAN Para Games.

Bertanding di Convention Hall, Center Point Hotel Korat, Nakhon Ratchasima, atlet kelahiran 29 Februari 2004 itu tampil dominan sejak angkatan awal. Mabruk membuka pertandingan dengan angkatan pertama 157 kilogram, dilanjutkan angkatan kedua 161 kilogram, dan menutup laga dengan total angkatan terbaik 163 kilogram. Bobot angkatan ini tidak mampu dikejar para pesaingnya.

 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya