Analisis Arsenal: Melaju Nyaman ke Perempat Final Liga Champions, Fokus ke Final Carabao Cup

Arsenal melaju ke perempat final Liga Champions usai kalahkan Leverkusen 2-0, jadi modal penting menuju final Carabao Cup.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 18 Maret 2026, 20:18 WIB
Selebrasi gol Eberechi Eze dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal memastikan langkah ke perempat final Liga Champions 2025-2026 setelah menundukkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-0 pada leg kedua babak 16 besar. Hasil ini membuat The Gunners unggul agregat 3-1 dan tampil meyakinkan di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan ini diraih melalui gol Eberechi Eze dan Declan Rice yang menunjukkan efektivitas permainan Arsenal. Tim asuhan Mikel Arteta tampil dominan sejak awal dan tidak memberi ruang berkembang bagi wakil Jerman tersebut.

Momentum positif ini datang pada waktu yang tepat bagi Arsenal. Mereka kini mengalihkan fokus ke final Carabao Cup melawan Manchester City di Wembley pada akhir pekan.


Dominasi Sejak Awal Laga

Bukayo Saka dan Alex Grimaldo berebut bola dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Intensitas tinggi membuat Leverkusen kesulitan membangun permainan dari lini belakang.

Peluang pertama datang dari Gabriel lewat situasi bola mati. Namun, kiper Leverkusen, Janis Blaswich, melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.

Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil melalui aksi Eberechi Eze. Gelandang serang itu mencetak gol perdananya di Liga Champions lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.


Rice Pastikan Kemenangan

Arsenal berhasil memetik kemenangan atas Bayer Leverkusen dalam laga leg 2 babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, Selasa (17/03/2026) waktu setempat. (AP Photo/Ian Walton)

Memasuki babak kedua, Arsenal tetap menjaga tempo permainan. Mereka tidak mengendurkan tekanan meski sudah unggul secara agregat.

Gol kedua lahir dari situasi bola liar yang dimanfaatkan Declan Rice. Gelandang Timnas Inggris itu menyelesaikan peluang dengan tenang untuk memastikan kemenangan Arsenal.

Setelah unggul dua gol, Arteta mulai melakukan rotasi pemain. Keputusan ini penting untuk menjaga kebugaran skuad jelang laga final yang sudah menanti.


Modal Berharga Menuju Wembley

Lima menit kemudian atau pada menit ke-62, Myles Lewis-Skelly sukses menggandakan keunggulan Arsenal atas Manchester City. (Glyn KIRK/AFP)

Kemenangan ini menjadi dorongan moral besar bagi Arsenal. Performa konsisten mereka musim ini menunjukkan kesiapan untuk bersaing di berbagai kompetisi.

Eberechi Eze juga mulai menunjukkan peran penting sebagai pengganti Martin Odegaard yang cedera. Kontribusinya di lini serang memberi dimensi baru dalam permainan Arsenal.

Di bawah arahan Mikel Arteta, Arsenal terus berkembang menjadi tim yang stabil dan kompetitif. Catatan 14 kemenangan dari 17 laga kandang di Liga Champions menjadi bukti kekuatan mereka di level Eropa.

Kini, tantangan berikutnya adalah meraih trofi. Final Carabao Cup melawan Manchester City menjadi peluang besar bagi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar dalam enam tahun terakhir.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya