Bruno Fernandes Lampaui Rekor Legendaris David Beckham, MU Kian Dekat ke Liga Champions

Bruno Fernandes resmi memecahkan rekor assist David Beckham saat Manchester United menekuk Aston Villa. Sang kapten kini mengincar rekor assist sepanjang masa.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 16 Maret 2026, 12:41 WIB
Skuad Manchester United merayakan gol yang dicetak Casemiro seusai memanfaatkan umpan Bruno Fernandes saat melawan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menjadi pusat perhatian setelah mengantar timnya menang 3-1 atas Aston Villa pada Minggu (15/3/2026).

Kemenangan dalam lanjutan Premier League tersebut membuat Setan Merah semakin kokoh di jalur perburuan zona Liga Champions.

Selain dampak kolektif bagi tim, Fernandes juga berhasil memecahkan rekor klub yang sebelumnya dipegang oleh sang legenda, David Beckham.

Gelandang asal Portugal ini tampil dominan di Old Trafford dengan menyumbangkan dua assist yang sangat krusial bagi timnya.

Umpan matang pertamanya berhasil dimanfaatkan oleh Casemiro untuk mencetak gol.

Sementara itu, assist kedua Fernandes sukses dikonversi menjadi gol penutup oleh Matheus Cunha.

Kontribusi ganda tersebut mengunci kemenangan penting Manchester United demi mengamankan tiket kompetisi elite Eropa musim depan.


Pecahkan Rekor Beckham yang Bertahan 26 Tahun

Skuad Manchester United merayakan gol yang dicetak Casemiro seusai memanfaatkan umpan Bruno Fernandes saat melawan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Satu assist pertama sebenarnya sudah cukup bagi Fernandes untuk menyamai rekor assist terbanyak pemain Manchester United dalam semusim Premier League.

Namun, tambahan assist kedua secara resmi membuatnya melampaui pencapaian David Beckham pada musim 1999/2000 silam.

Kala itu, Beckham menorehkan 15 assist dalam satu musim liga.

Kini, Fernandes telah mengoleksi 16 assist dan masih memiliki delapan pertandingan sisa untuk mempertajam catatan tersebut.

Pencapaian ini mempertegas betapa besarnya pengaruh Fernandes sejak pertama kali menginjakkan kaki di Old Trafford.

Sejauh ini, ia telah membukukan 105 gol serta 103 assist di seluruh ajang, yang membuatnya sejajar dengan para legenda besar klub.


Reaksi Bruno Fernandes

Bruno Fernandes sempat gagal mengksekusi penalti menjadi gol. Meski begitu, sang kapten sukses secara konsisten meneror pertahanan Chelsea, baik di babak pertama maupun kedua. (AP Photo/Dave Thompson)

Kendati mengukir prestasi individu yang mentereng, pemain berusia 31 tahun ini menegaskan tetap memprioritaskan target kolektif tim.

Ia mengaku tidak ingin terlalu terdistraksi oleh rekor pribadi di tengah upaya klub mencapai target musim ini.

"Dia (Beckham) merupakan salah satu pengumpan paling hebat sepanjang sejarah sepak bola, jadi saya tentu senang memecahkan rekor itu," ungkap Fernandes kepada MUTV.

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak akan mengubah fokus utamanya untuk membawa tim meraih kemenangan.

Fernandes menambahkan bahwa dirinya merasa sangat bangga bisa bersanding dengan nama besar yang dikenal berkat kemampuan umpan dan crossing-nya.

Baginya, berada di daftar yang sama dengan Beckham adalah sebuah kehormatan besar dalam karier sepak bolanya.


Mengincar Rekor Assist Sepanjang Masa Premier League

Setelah melampaui rekor internal klub, Fernandes kini membidik sejarah yang lebih besar di panggung Premier League.

Koleksi 16 assist miliknya saat ini hanya terpaut empat angka dari rekor assist terbanyak dalam satu musim liga.

Rekor tertinggi tersebut masih dipegang oleh Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang masing-masing mencetak 20 assist dalam semusim.

Melihat produktivitasnya yang mengemas empat assist dalam tiga laga terakhir, peluang Fernandes untuk memecahkan rekor tersebut dinilai sangat terbuka.

Banyak pihak memprediksi sang kapten mampu melampaui catatan Henry dan De Bruyne sebelum kompetisi musim ini berakhir.

Jika mampu menjaga konsistensi performanya, musim 2025/2026 berpotensi menjadi periode paling bersejarah bagi Bruno Fernandes dan Manchester United.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya