KOI Minta PSSI Lebih Lantang Proses ke AFC Soal Asian Games 2026

KOI meminta PSSI untuk semakin lantang memprotes regulasi AFC soal peserta Asian Games 2026.

oleh ThomasDiterbitkan 14 Maret 2026, 08:06 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, memberikan keterangan saat jumpa pers di kantor NOC Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meminta PSSI untuk lebih lantang melakukan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) soal nasib timnas Indonesia di ajang Asian Games 2026.

Seperti diketahui, timnas Indonesia terancam tidak bisa ikut bermain di cabor sepak bola putra Asian Games 2026. Pasalnya ada regulasi AFC dan Badan Olimpiade Asia (OCA) dimana peserta Asian Games 2026 hanya 16 tim saja.

Ke-16 tim yang boleh ikutan Asian Games 2026 diambil dari negara-negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Timnas Indonesia sendiri tidak ikut di ajang tersebut sehingga bakal absen di Asian Games 2026.

KOI terus berjuang agar regulasi tersebut diubah. Mereka sudah melayangkan protes karena regulasi tersebut baru disosialisasikan setelah Piala Asia U-23 berlangsung. Indonesia dan beberapa negara yang tak ikut Piala Asia U-23 2026 pun dirugikan.

Ketua umum KOI Raja Sapta Oktohari kini mendorong PSSI agar lebih lantang untuk melakukan protes kepada AFC agar regulasi baru tersebut tidak diterapkan di Asian Games 2026 sehingga timnas Indonesia bisa ambil bagian.


Komentara Ketum KOI Soal Asian Games 2026

“KOI mengimbau khususnya PSSI supaya proaktif dan menyuarakan secara lantang (soal penerapan aturan yang membuat Timnas Sepak Bola Indonesia tidak tampil di Asian Games 2026)," kata Raja Sapta Oktohari saat silaturahmi dengan awak media di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

“Harapan kami PSSI dapat menyuarakan kepentingan ini dengan lebih kuat, mengingat pihak yang paling berkepentingan dalam hal ini adalah federasi sepak bola," sambung Okto, sapaan akrab Raja Sapta.


Belum Ada Perubahan Peraturan

Pada kesempatan tersebut Okto juga membantah kabar di media sosial soal sudah adanya perubahan peraturan mengenai peserta sepak bola Asian Games 2026. Yang jelas KOI masih terus memperjuangkan.

"Jadi kami menyampaikan kepada masyarakat sepak bola Indonesia bahwa per hari ini belum ada perubahan dan kami terus menyuarakan bersama dengan negara-negara lain yang dirugikan dengan kebijakan itu," tegas Okto.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya