Thiago Pitarch, Pemuda 18 Tahun Real Madrid yang Pecahkan Rekor Raul Gonzalez di Liga Champions

Thiago Pitarch mencuri perhatian saat Real Madrid mengalahkan Manchester City 3-0 di Liga Champions. Pemain 18 tahun itu bahkan memecahkan rekor Raul Gonzalez.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 Maret 2026, 16:19 WIB
Real Madrid mendominasi penguasaan bola sejak awal babak kedua. Tampak dalam foto, gelandang Celta Vigo asal Spanyol, Miguel Roman dan gelandang Real Madrid asal Spanyol, Thiago Pitarch, bersaing untuk mendapatkan bola atas pada pertandingan pekan ke-27 La Liga 2025/2026 di Estadio Abanca-Balaidos pada Jumat 6 Maret 2026 waktu setempat atau Sabtu 7 Maret 2026 dini hari WIB. (Miguel RIOPA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid membuka langkah di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 dengan apik dan sensasi baru bernama Thiago Pitarch. Los Blancos menggulung Manchester City dengan skor telak 3-0 pada leg pertama di Bernabeu, Kamis (12/3) dini hari WIB.

Federico Valverde menjadi bintang utama berkat hattrick yang dicetaknya pada menit ke-20, 27, dan 42. Tiga gol tersebut memberi Real Madrid modal besar untuk menatap leg kedua.

Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada Valverde. Publik juga dibuat penasaran dengan penampilan pemain muda Real Madrid, Thiago Pitarch.

Di usia yang baru 18 tahun, Pitarch tampil percaya diri di lini depan. Ia menunjukkan kematangan bermain yang jauh melampaui usianya pada pertandingan sebesar Liga Champions.


Rekor Baru Thiago Pitarch di Real Madrid

Raul Gonzalez. Sosok striker dengan loyalitas tinggi di Real Madrid dengan pengabdian selama 16 tahun. Berpeluang merebut Ballon d'Or pada 2001, namun secara kontroversial dinyatakan kalah oleh rekannya asal Inggris, Michael Owen. (AFP/Philippe Desmazes)

Penampilan Pitarch pada laga ini juga menghadirkan catatan sejarah. Pemain muda tersebut berhasil memecahkan rekor lama milik legenda klub.

Thiago Pitarch menjadi pemain Spanyol termuda yang menjadi starter untuk Real Madrid di fase gugur Liga Champions. Ia melakukannya pada usia 18 tahun 220 hari.

Rekor sebelumnya dipegang Raúl González sejak Maret 1996. Saat itu Raúl berusia 18 tahun 253 hari ketika tampil melawan Juventus.

Fakta ini menunjukkan betapa besar kepercayaan yang diberikan staf pelatih kepada Pitarch. Di klub sebesar Real Madrid, kesempatan seperti ini hanya diberikan kepada pemain dengan potensi luar biasa.


Fleksibilitas Posisi Jadi Senjata Utama

Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Salah satu keunggulan utama Pitarch adalah fleksibilitas perannya di lapangan. Ia mampu bermain di beberapa posisi berbeda sesuai kebutuhan tim.

Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, ia sudah diuji di berbagai peran oleh pelatih Alvaro Arbeloa. Pendekatan ini membantu perkembangan taktisnya.

Saat menghadapi Benfica, Pitarch lebih banyak berperan dalam pengelolaan permainan. Ia aktif bergerak, meminta bola, dan menjaga ritme penguasaan tim.

Perannya berubah ketika menghadapi Getafe dan Celta Vigo. Ia sempat dimainkan di sisi kanan untuk membantu Trent Alexander-Arnold, lalu bergeser ke kiri dalam laga lainnya.

Sumber: Managing Madrid

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya