Liputan6.com, Jakarta - Serial live-action One Piece Season 2 akhirnya resmi tayang pada 10 Maret 2026 di Netflix. Musim terbaru ini melanjutkan petualangan Luffy dan kru Topi Jerami menuju Grand Line dengan tantangan dan musuh baru. Di balik keseruan aksi yang ditampilkan di layar, para pemain ternyata menjalani persiapan yang tidak ringan. Salah satunya adalah aktor Taz Skylar yang memerankan karakter koki flamboyan sekaligus petarung andal, Sanji.
Aktor berdarah Spanyol, Inggris, dan Lebanon itu mengungkapkan bahwa perjalanan memerankan Sanji tidaklah mudah. Dalam wawancara dengan majalah Esquire Middle East di ajang Middle East Film & Comic Con, Taz menceritakan bagaimana latihan ekstrem pada musim pertama membentuk pendekatannya untuk One Piece Season 2.
Advertisement
Memulai dari Nol untuk Menjadi Sanji
Saat pertama kali diumumkan akan memerankan Sanji dalam adaptasi live-action One Piece, nama Taz Skylar langsung dikenal secara global. Namun di balik popularitas itu, dia mengaku memulai semuanya dari titik nol.
"Aku benar-benar mempersiapkannya secara ekstrem. Aku seperti berpikir, mari kita lempar semua yang kita punya, karena kita mulai dari nol," kata Taz.
Untuk menghidupkan karakter Sanji yang dikenal dengan gaya bertarung berbasis tendangan, dia menjalani latihan fisik yang sangat intens setiap hari. Rutinitasnya bahkan bisa mencapai delapan jam latihan dalam satu hari.
Latihan Fisik Delapan Jam Latihan Setiap Hari
Taz menjelaskan bahwa jadwal latihannya dimulai sejak pagi. Dia harus menjalani latihan fisik selama empat jam sebelum melakukan aktivitas lain yang juga berkaitan dengan perannya.
"Itu empat jam latihan di pagi hari, lalu aku memasak satu hidangan yang memang dibutuhkan untuk serialnya, mengulang hidangan itu berkali-kali, lalu latihan empat jam lagi," ujarnya.
Sebagai karakter koki, kemampuan memasak juga menjadi bagian dari persiapannya. Setelah sesi latihan kedua selesai, dia masih harus menjalani sauna serta peregangan untuk menjaga fleksibilitas tubuh.
Namun, latihan yang intens itu tidak datang tanpa konsekuensi. Tubuhnya benar-benar dipaksa bekerja maksimal, terutama bagian kaki yang menjadi senjata utama karakter Sanji.
"Mereka menarik kakiku, menekan punggungku. Itu membuatku berkembang sangat cepat, tapi juga menghancurkan kakiku," kata Taz.
Cedera yang Disembunyikan Demi Stunt
Dedikasi tersebut bahkan membuatnya mengalami cedera serius pada ligamen kaki. Taz mengungkapkan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu cukup lama.
"Aku punya jaringan parut di bagian dalam ligamen kakiku, dan butuh sekitar satu tahun sampai aku merasa bisa mendarat tanpa rasa sakit. Aku sampai membalut kakiku dengan lakban," katanya.
Meski begitu, Taz memilih untuk tidak memberi tahu tim produksi tentang cedera tersebut. Dia melakukan itu agar tetap diizinkan menjalani semua adegan stunt sendiri tanpa menggunakan pemeran pengganti.
"Aku harus merahasiakannya supaya mereka tetap membiarkanku melakukan stunt sendiri," katanya.
Menurutnya, selama proses produksi musim pertama, hampir tidak ada ruang untuk berkembang tanpa mengalami cedera karena target latihan yang sangat tinggi.
Pendekatan Baru di One Piece Season 2
Memasuki One Piece Season 2, pendekatan Taz terhadap latihan mulai berubah. Dia tetap menjaga intensitas latihan, tetapi kini lebih fokus pada pengelolaan fisik agar tubuh tetap prima.
Taz mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah benar-benar berhenti berlatih sejak musim pertama selesai.
"Bahkan, pagi ini aku latihan dengan Inaki di gym UFC di Abu Dhabi," katanya, merujuk pada lawan mainnya, Iñaki Godoy.
Menurut Taz, kini fokus latihan bukan lagi menambah banyak teknik baru, melainkan menyempurnakan gerakan yang sudah dikuasai sebelumnya.
"Tidak banyak tendangan atau gerakan baru yang harus dipelajari. Sekarang lebih ke seberapa bagus kita bisa membuat gerakan itu," ujarnya.
Dia juga mulai menyesuaikan jadwal latihan agar tubuh tidak terlalu terbebani. Kadang Taz memilih latihan empat jam untuk fokus pada koreografi, atau dua jam latihan disertai sesi peregangan.
"Karena semakin sedikit cedera, semakin cepat semua bisa bergerak," katanya.
Menikmati Proses di Musim Kedua
Berbeda dengan musim pertama yang penuh tekanan fisik, Taz berharap bisa menikmati proses syuting One Piece Season 2 dengan kondisi tubuh yang lebih terjaga.
DIa juga mengungkapkan satu gerakan ikonik yang ingin ia tampilkan di musim terbaru, yakni teknik khas Sanji yang dikenal sebagai party table kick.
"Untuk musim kedua, aku ingin lebih menikmatinya dan membuat apa yang sudah kami lakukan jadi jauh lebih baik," ujar Taz.