Aksi Aktivis Greenpeace di Spanyol Kecam Serangan Militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Maret 2026, 20:05 WIB
Aksi Aktivis Greenpeace di Spanyol Kecam Serangan Militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran
Aksi unjuk rasa merespons serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran marak terjadi secara global, termasuk di Kota Madrid, Spanyol. Di salah satu bangunan Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026, sejumlah aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang". Dalam aksinya, mereka mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran dan menyerukan perdamaian. Sebelumnya, sebagaimana diketahui, serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah memicu perang terbuka di Timur Tengah. Hingga, Selasa 10 Maret 2026, konflik ini telah memasuki hari kesepuluh dengan eskalasi yang terus meningkat di berbagai wilayah. Beberapa negara secara tegas menolak atau mengecam tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, salah satunya Spanyol. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Rabu (4/3/2026), dengan tegas menyatakan menolak tunduk terhadap eskalasi militer di Timur Tengah dan tetap menyerukan gencatan senjata segera antara Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran.
Petugas polisi membentuk perimeter saat aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. Aksi unjuk rasa merespons serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran marak terjadi secara global, termasuk di Kota Madrid, Spanyol. (Paul Hanna/AFP)
Di salah satu bangunan Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026, sejumlah aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang". Tampak dalam foto, petugas polisi membentuk perimeter saat aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)
Dalam aksinya, mereka mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran dan menyerukan perdamaian. Tampak dalam foto, aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)
Sebelumnya, sebagaimana diketahui, serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah memicu perang terbuka di Timur Tengah. Tampak dalam foto, seorang petugas polisi mengamati aktivis Greenpeace yang membentangkan plakat bertuliskan "Tidak untuk Perang" saat ia menuruni gedung dengan tali untuk memprotes serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)
Hingga, Selasa 10 Maret 2026, konflik ini telah memasuki hari kesepuluh dengan eskalasi yang terus meningkat di berbagai wilayah. Tampak dalam foto, petugas polisi membentuk perimeter saat aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)
Beberapa negara secara tegas menolak atau mengecam tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, salah satunya Spanyol. Tampak dalam foto, petugas polisi membentuk perimeter saat aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Rabu (4/3/2026), dengan tegas menyatakan menolak tunduk terhadap eskalasi militer di Timur Tengah dan tetap menyerukan gencatan senjata segera antara Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran. Tampak dalam foto, para pejalan kaki berjalan saat para aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tidak untuk Perang" sebagai bentuk protes terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, di Lapangan Puerta del Sol, Madrid, Spanyol, pada Selasa 10 Maret 2026. (Paul Hanna/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya