Kandidat Pelatih Real Madrid Bertambah, Bisa Gabung usai Piala Dunia 2026

Real Madrid dikabarkan masukkan Pochettino dalam daftar kandidat pelatih baru untuk gantikan Arbeloa.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 11 Maret 2026, 12:00 WIB
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memantau situasi dari bangku cadangan sebelum leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid dilaporkan telah menambahkan Muaricio Pochettino dalam daftar calon manajer baru tim. Pelatih asal Argentina tersebut dipandang layak sebagai kandidat pengganti Alvaro Arbeloa musim ini. 

Setelah kepergian Xabi Alonso, Los Blancos diambil alih oleh pelatih anyar Alvaro Arbeloa yang bergabung pada 12 Januari 2026. Melihat kinerja tim sejauh ini, peluang Arbeloa ditambah durasi kerjanya terbilang kecil.

Menurut ESPN, Pochettino kini diidentifikasi sebagai kandidat yang tepat untuk nakhoda Real Madrid. Pria berusia 52 tahun itu saat ini menjabat pelatih tim nasional Amerika Serikat dan bersiap meninggalkan posisinya setelah Piala Dunia 2026. 

Selain Real Madrid, Tottenham Hotspur dikabarkan juga tertarik mendatangkan kembali Pochettino. Masalahnya, klub London Utara tersebut berpotensi menghadapi kemungkinan degradasi dari Liga Inggris. 


Pantaskah Muaricio Pochettino?

Pochettino dipercaya membangun skuad Chelsea dengan modal yang besar. The Blues tercatat mengeluarkan uang lebih dari 500 juta paun untuk merekrut banyak pemain termasuk memecahkan rekor transfer atas nama Moises Caicedo, seharga 115 juta paun. (AFP/Adrian Dennis)

Pochettino memiliki pengalaman melatih di La Liga, setelah memimpin Espanyol di tahun 2009 dan 2012, dengan catatan 53 kemenangan, 38 hasil imbang, dan 70 kekalahan dari 161 pertandingan yang dipimpinnya.

Performa di Espanyol membawanya pindah ke Southampton dan kemudian Tottenham, di mana ia memimpin klub terakhir selama lebih dari lima tahun. 

Setelah sebelumnya sempat melatih PSG, ia kemudian mengambil alih Chelsea pada Juli 2023. Di Stamford Brigde ia hanya bertahan hingga Mei 2024 setelah terjadinya perselisihan dengan petinggi klub.


Tinggalkan Timnas, Hijrah ke Real Madrid

Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, tersenyum setelah anak asuhnya berhasil mengalahkan Crystal Palace pada laga Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Selasa (13/2/2024). Kemenangan ini krusial bagi Chelsea untuk memutus tren negatif dua kekalahan beruntun di Liga Inggris. (AFP/Glyn Kirk)

Pelatih asal Argentina ini memiliki rekor 13 kemenangan, dua hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari 22 pertandingan bersama timnas AS.

Kontrak Pochettino di timnas AS hanya berlaku hingga akhir musim panas. Dia dilaporkan ingin kembali melatih klub untuk musim 2026/2027.

Real Madrid masih berjuang di dua ajang pada bulan-bulan terakhir musim 2025/2026. Klub saat ini berada di posisi kedua klasemen La Liga, hanya terpaut empat poin di belakang pemimpin klasemen, Barcelona. 

Mereka juga berjuang di babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya