Jesse Lingard Tersandung Masalah: Utang Rp30 miliar, Perusahaan Hak Citranya Dibubarkan Pengadilan

Mantan pemain Manchester United Jesse Lingard tersandung masalah bisnis. Perusahaan hak citranya dibubarkan pengadilan Inggris setelah menumpuk utang

oleh Asad ArifinDiterbitkan 09 Maret 2026, 01:34 WIB
Pemain sepak bola Inggris, Jesse Lingard, mengikuti sesi latihan di pusat pelatihan Corinthians, di Sao Paulo, Brasil, pada 5 Maret 2026. Pemain Inggris Jesse Lingard, mantan pemain Manchester United, berlatih bersama Corinthians pada 5 Maret 2026, menunggu pengumuman resmi penandatanganannya dengan klub São Paulo tersebut. (Nelson ALMEIDA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pemain Manchester United, Jesse Lingard, kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini bukan karena aksi di lapangan hijau.

Lingard menghadapi persoalan serius dalam urusan bisnis. Perusahaan yang mengelola hak citra miliknya dilaporkan resmi dibubarkan oleh pengadilan di Inggris.

Perusahaan bernama JL Commercial Limited itu diketahui menumpuk utang dalam jumlah besar. Total kewajiban finansialnya mencapai sekitar £1,6 juta atau lebih dari Rp30 miliar.

Kasus ini menambah babak baru dalam perjalanan karier Lingard di luar sepak bola. Di tengah masalah tersebut, sang gelandang justru tengah memulai petualangan baru di Brasil.


Gugatan Hukum Berujung Pembubaran Perusahaan

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cardiff pada laga Premier League di Stadion Cardiff City, Wales, Sabtu (22/12). Cardiff kalah 1-5 dari MU. (AFP/Geoff Caddick)

Permasalahan ini bermula dari gugatan hukum yang diajukan oleh firma hukum Pinsent Masons. Firma tersebut mengklaim belum menerima pembayaran dari perusahaan milik Lingard.

Gugatan itu diajukan pada Agustus lalu. Kasus kemudian diproses melalui High Court di Inggris.

Dalam persidangan, pengadilan akhirnya mengabulkan permohonan pembubaran JL Commercial Limited. Keputusan itu diambil setelah perusahaan gagal melunasi kewajiban finansialnya.

Berdasarkan laporan keuangan terakhir, total utang perusahaan mencapai £1.562.092. Nilai tersebut mencakup pinjaman bank sebesar £22.500 serta tunggakan pajak kepada HM Revenue and Customs sebesar £36.602.

Perusahaan tersebut didirikan Lingard pada 2018. Tujuannya adalah mengelola berbagai aktivitas komersial serta hak merek yang berkaitan dengan dirinya.


Karier Sepak Bola Lingard Berlanjut di Brasil

Lingard menandatangani kontrak dua tahun dengan Seoul. Ini akan menjadi langkah pertama Lingard sejak meninggalkan Nottingham Forest musim panas lalu. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Di tengah masalah bisnis yang menimpanya, karier sepak bola Lingard tetap berjalan. Pemain berusia 33 tahun itu baru saja memulai petualangan baru di Brasil.

Lingard resmi bergabung dengan klub raksasa Brasil, Corinthians. Kepindahan ini menandai babak baru dalam perjalanan kariernya.

Di klub tersebut, Lingard kembali bertemu dengan mantan rekan setimnya di Manchester United, Andreas Pereira. Kolaborasi keduanya diharapkan memberi warna baru bagi lini tengah Corinthians.

Sebelum pindah ke Brasil, Lingard bermain di Korea Selatan bersama FC Seoul. Selama di sana, ia mencatatkan 67 penampilan dengan kontribusi 19 gol sebelum kontraknya berakhir pada akhir tahun lalu.

Kontrak Lingard bersama Corinthians berlaku hingga akhir tahun ini. Klub juga memiliki opsi perpanjangan selama 12 bulan jika kedua pihak sepakat melanjutkan kerja sama.

Sumber: The Sun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya