Xiaomi Perkenalkan Miclaw, Asisten AI Cerdas yang Bisa Kendalikan HP

Xiaomi mengumumkan proyek AI eksperimental terbaru bernama Xiaomi Miclaw. Apa saja kecanggihannya?

oleh IskandarDiterbitkan 09 Maret 2026, 10:30 WIB
Xiaomi Miclaw. Credit: Xiaomi

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi resmi mengumumkan proyek kecerdasan buatan (AI) eksperimental terbaru bernama Xiaomi Miclaw. Alat ini dirancang untuk mentransformasi ponsel pintar menjadi asisten AI otonom yang mampu menjalankan tugas lintas aplikasi dan fitur sistem secara mandiri.

Berbeda dengan asisten virtual konvensional yang sebatas menjawab pertanyaan, Miclaw dibangun di atas model bahasa besar (Large Language Model) internal perusahaan, MiMo.

Sistem ini berfokus pada interpretasi niat pengguna (user intent) untuk menyelesaikan tugas kompleks dengan berinteraksi langsung dengan berbagai modul di dalam perangkat.

Mengutip Gizmochina, Senin (9/3/20206), inti dari kecanggihan Miclaw terletak pada apa yang disebut Xiaomi sebagai "Inference-Execution Loop".

Dalam siklus ini, AI akan menganalisis permintaan pengguna, memilih alat dan parameter yang relevan, mengeksekusi tindakan, hingga meninjau hasilnya secara berulang sampai tugas selesai.

Proses ini berjalan secara asinkron, memastikan performa sistem ponsel tetap stabil tanpa hambatan meski AI sedang bekerja di latar belakang.

Xiaomi juga menyematkan sistem memori yang mampu mempelajari pola penggunaan berulang dan mengompresi konteks interaksi lama untuk menjaga relevansi tugas jangka panjang.

 

Integrasi Ekosistem dan Dukungan Pengembang

Xiaomi Miclaw tidak hanya terbatas pada fungsi internal ponsel. Melalui integrasi dengan platform Mi Home, asisten ini dapat memantau status perangkat smart home dan mengirimkan perintah kontrol sesuai izin pengguna.

Guna memperluas kapabilitasnya, Xiaomi membuka pintu bagi pengembang pihak ketiga melalui:

Model Context Protocol (MCP): Standar terbuka yang memungkinkan alat AI dari platform lain terintegrasi dengan Miclaw.

Software Development Kit (SDK): Memungkinkan pengembang aplikasi mendeklarasikan kapabilitas aplikasi mereka agar dapat dipanggil oleh AI saat dibutuhkan.

 

Fase Uji Coba Terbatas dan Privasi

Mengingat statusnya yang masih eksperimental, Xiaomi menekankan bahwa aspek reliabilitas, konsumsi daya, dan tingkat keberhasilan tugas kompleks masih dalam tahap penyempurnaan. Oleh karena itu, peluncuran saat ini dilakukan melalui program Closed Beta khusus undangan.

Xiaomi menyarankan para penguji untuk tidak menginstal build eksperimental ini pada perangkat utama dan wajib melakukan pencadangan data (backup) terlebih dahulu. Saat ini, dukungan perangkat terbatas pada lini flagship terbaru, yakni:

  • Xiaomi 17 & 17 Pro
  • Xiaomi 17 Pro Max
  • Xiaomi 17 Ultra & 17 Ultra Leica Edition

Terkait isu keamanan data, Xiaomi menegaskan bahwa interaksi pengguna dengan Miclaw tidak akan digunakan untuk melatih model AI mereka. Perusahaan menggunakan pendekatan edge-cloud privacy computing, di mana informasi sensitif diproses secara lokal di dalam perangkat guna menjamin privasi pengguna tetap terjaga.

Langkah Xiaomi ini menandai persaingan baru di ranah "AI Agent" ponsel pintar, bersaing ketat dengan fitur serupa yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh kompetitor seperti Honor.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya