Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan skuadnya menghadapi Piala AFF U-17 2026. Ia berencana memanggil tiga pemain diaspora untuk bergabung dalam pemusatan latihan (TC) tim. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Garuda Muda yang akan berlaga di kandang sendiri.
"Mulai pekan depan, kami akan mengajak tiga pemain diaspora ke Timnas Indonesia U-17," ujar Kurniawan.
Advertisement
Ketiga pemain muda berbakat ini berasal dari Inggris, Australia, dan Selandia Baru, menunjukkan jangkauan pencarian talenta yang luas. Proses komunikasi dengan para pemain serta orang tua mereka sedang berlangsung intensif. Kurniawan Dwi Yulianto sendiri belum mengungkapkan nama-nama spesifik dari ketiga pesepak bola keturunan tersebut, menjaga fokus pada proses seleksi.
Piala AFF U-17 2026 sendiri akan diselenggarakan di Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, pada 11-23 April 2026. Timnas Indonesia U-17 telah diundi masuk Grup A bersama lawan kuat seperti Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste. Target tinggi diusung untuk meraih gelar juara di edisi ke-17 turnamen ini.
Rencana Pemanggilan dan Asal Pemain Diaspora
Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas Indonesia U-17, telah mengumumkan rencana untuk memanggil tiga pemain diaspora guna memperkuat timnya dalam persiapan Piala AFF U-17 2026. Pemanggilan ini merupakan bagian dari strategi untuk mencari talenta terbaik yang memiliki garis keturunan Indonesia di berbagai belahan dunia. Para pemain diharapkan dapat menambah kekuatan signifikan bagi skuad Garuda Muda.
Ketiga pemain diaspora yang akan diundang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) berasal dari tiga negara berbeda. Satu pemain datang dari Inggris, satu dari Australia, dan satu lagi dari Selandia Baru. Meskipun nama-nama spesifik belum diungkapkan kepada publik, proses komunikasi intensif telah dilakukan dengan para pemain dan keluarga mereka. Kurniawan Dwi Yulianto sendiri telah memantau calon pemain melalui rekaman video yang dikirimkan, menyaring hingga menemukan tiga nama yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
Tantangan dan Kriteria Seleksi Pemain Diaspora
Proses pemanggilan pemain diaspora ini tidak lepas dari tantangan, terutama terkait logistik. Salah satu pemain yang berasal dari Inggris menghadapi kendala serius terkait tiket penerbangan. Rute penerbangan yang harus melewati Timur Tengah menjadi masalah karena adanya konflik di wilayah tersebut, yang mengganggu jadwal dan rute penerbangan.