Real Madrid Gigit Jari, Vitinha Pastikan Bertahan di PSG

Rumor kepindahan Vitinha ke Real Madrid resmi berakhir. Gelandang asal Portugal itu menegaskan ingin bertahan di PSG karena merasa nyaman dan dihargai klub.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 Maret 2026, 12:50 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur FC pada pertandingan Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB. (Franck Fife/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ambisi Real Madrid untuk mendatangkan gelandang PSG, Vitinha, dipastikan menemui jalan buntu. Pemain berusia 26 tahun asal Portugal tersebut secara tegas menolak kemungkinan meninggalkan klub Prancis itu.

Los Blancos sebenarnya telah memasukkan nama Vitinha dalam daftar incaran untuk peremajaan lini tengah. Kualitas teknis serta kemampuan kepemimpinan sang pemain menjadi alasan utama ketertarikan mereka.

Sayangnya, harapan Madrid untuk memboyongnya dalam waktu dekat tertutup rapat. Vitinha menyatakan keinginannya untuk menetap dan melanjutkan karier profesionalnya bersama PSG.


Vitinha Tegaskan Loyalitasnya pada PSG

Gelandang berusia 24 tahun, Vitinha didatangkan PSG dari FC Porto pada awal musim 2022/2023 dengan nilai transfer 41,5 juta euro. Hingga kini ia telah bermain dalam 94 laga di semua kompetisi bersama PSG dengan torehan 11 gol dan 9 assist. Bersama Timnas Portugal ia telah mengoleksi 21 caps dengan torehan 1 assist sejak melakukan debut pada 29 Maret 2022. (AFP/Franck Fife)

Melalui wawancara dalam program Soltinhos pelo mundo di Channel 11, Vitinha menepis semua spekulasi terkait masa depannya. Ia menegaskan bahwa hijrah dari PSG saat ini adalah keputusan yang tidak masuk akal bagi perkembangan kariernya.

Vitinha mengungkapkan kebahagiaannya di Paris, di mana ia merasa sangat dihargai oleh klub dan lingkungannya. Baginya, dukungan dari orang-orang sekitar serta kenyamanan keluarganya menjadi prioritas utama.

PSG sebelumnya memboyong Vitinha dengan nilai transfer sedikit di atas €40 juta. Investasi tersebut terbukti sangat berharga mengingat kontribusi besarnya bagi lini tengah Les Parisiens.

Seiring berjalannya waktu, Vitinha telah menjelma menjadi sosok vital dalam permainan PSG. Kemampuannya mengatur tempo, mengendalikan bola, serta transisi bertahan-menyerang menjadikannya favorit pelatih dan suporter.


Dampak Bagi Real Madrid

Pemain PSG, Vitinha, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Atletico Madrid dalam laga pembuka Grup B Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Rose Bowl, Pasadena, Senin (16/6/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jae Hong)

Penolakan tegas ini memaksa Real Madrid untuk segera menyusun strategi alternatif demi memperkuat komposisi gelandang mereka. Klub raksasa Spanyol itu memang memandang Vitinha sebagai kepingan ideal untuk rencana jangka panjang tim.

Kendala lain muncul dari kontrak sang pemain yang baru akan berakhir pada 2029 dengan nilai gaji fantastis di Paris. Situasi ini membuat tim-tim besar Eropa, termasuk Real Madrid, akan sulit untuk menggoyahkan posisinya.

Untuk sekarang, Vitinha tampak sepenuhnya fokus mengabdi bagi PSG. Real Madrid kini harus melirik opsi lain jika ingin meningkatkan kualitas lini tengah mereka pada bursa transfer mendatang.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya