Cek Fakta: Hoaks Dubes Iran Minta Prabowo Urus Rakyatnya yang Miskin Ketimbang Mediasi Iran - AS

Cek Fakta postingan Dubes Iran meminta Presiden Prabowo mengurus rakyatnya yang miskin ketimbang mediasi Iran - AS? Simak dalam artikel ini!

oleh Tim Cek FaktaDiterbitkan 05 Maret 2026, 13:00 WIB
Cek fakta: Tidak benar Dubes Iran meminta Presiden Prabowo mengurus rakyatnya yang miskin ketimbang mediasi Iran - AS

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Dubes Iran meminta Presiden Prabowo mengurus rakyatnya yang miskin ketimbang mediasi Iran dan AS. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Maret 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dan Presiden Prabowo dengan narasi sebagai berikut:

"Iran tolak ajakan mediasi Indonesia dengan AS: Lebih baik urus rakyat anda masih banyak yang m1sk1n! Kami tidak membuka ruang mediasi dengan AS!"

Akun itu menambahkan narasi:

"apa ora isi wo mau kesana kemari ngabisin duit rakyat,mau mendamaikan, dikira perang sarung kali"

Lalu benarkah postingan Dubes Iran meminta Presiden Prabowo mengurus rakyatnya yang miskin ketimbang mediasi Iran dan AS?

Penelusuran Fakta 

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan pernyataan dari Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi terkait tawaran mediasi dengan AS.

Dia menjelaskan tidak akan membuka ruang negosiasi dengan Amerika Serikat. Liputan6.com menulisnya dalam artikel berjudul "Prabowo Tawarkan Jadi Mediator Perdamaian, Ini Kata Dubes Iran" yang tayang 2 Maret 2026.

"Kami mengharapkan dukungan dari negara-negara sahabat. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan yang telah dikirimkan serta kesiapan untuk melakukan mediasi," ujar Dubes Boroujerdi.

"Kami meyakini bahwa tidak ada negosiasi ataupun perundingan dengan Amerika Serikat, karena mereka tidak berkomitmen dan tidak mau mematuhi kesepakatan apa pun," katanya menegaskan.

Dubes Boroujerdi juga menyerukan solidaritas dari negara-negara Islam. Ia menilai serangan terhadap Iran sebagai tindakan ilegal yang harus dikecam secara tegas oleh komunitas internasional.

"Kami meminta kepada negara-negara Islam untuk melihat bahwa serangan terhadap suatu negara adalah tindakan ilegal, dan agar secara tegas mengecam tindakan tersebut," katanya.

Tidak ada sama sekali pernyataan Dubes Iran menolak karena ingin Presiden Prabowo mengurusi rakyat Indonesia yang miskin.

Simak pernyataan lengkapnya dalam video ini...

Sumber:

https://www.liputan6.com/global/read/6289460/prabowo-tawarkan-jadi-mediator-perdamaian-ini-kata-dubes-iran

https://www.youtube.com/shorts/O21gcqtHuvQ

Kesimpulan

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Postingan Dubes Iran meminta Presiden Prabowo mengurus rakyatnya yang miskin ketimbang mediasi Iran dan AS adalah tidak benar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya