Teheran Mencekam, Warga Iran Menyeberang ke Turki

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 04 Maret 2026, 09:05 WIB
Teheran Mencekam, Warga Iran Menyeberang ke Turki
Gelombang pergerakan warga Iran yang menyeberang ke Turki kembali terjadi pada Selasa 3 Maret 2026. Pergerakan warga ini terjadi di tengah meningkatnya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kekhawatiran akan meluasnya perang dalam skala penuh memicu warga Iran untuk mencari keamanan di negara tetangga, khususnya melalui perbatasan darat menuju Provinsi Van, Turki. Di sisi perbatasan Iran (Khoy), ratusan orang dan kendaraan terlihat mengantre untuk dapat melintas. Sementara suasana di pusat kota Teheran dilaporkan mencekam selama masa berkabung nasional 40 hari pasca-wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Mengantisipasi potensi gelombang pengungsi besar-besaran, pemerintah Turki memperkuat keamanan perbatasan dan mempertimbangkan pembentukan zona penyangga.
Warga negara Iran tiba di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Gelombang pergerakan warga Iran yang menyeberang ke Turki kembali terjadi pada Selasa 3 Maret 2026. Tampak dalam foto, warga negara Iran tiba di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Pergerakan warga ini terjadi di tengah meningkatnya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Tampak dalam foto, warga negara Iran menunggu bus di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Kekhawatiran akan meluasnya perang dalam skala penuh memicu warga Iran untuk mencari keamanan di negara tetangga, khususnya melalui perbatasan darat menuju Provinsi Van, Turki. Tampak dalam foto, warga negara Iran menunggu bus di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Di sisi perbatasan Iran (Khoy), ratusan orang dan kendaraan terlihat mengantre untuk dapat melintas. Tampak dalam foto, warga negara Iran tiba di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Sementara suasana di pusat kota Teheran dilaporkan mencekam selama masa berkabung nasional 40 hari pasca-wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Tampak dalam foto, warga negara Iran tiba di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Mengantisipasi potensi gelombang pengungsi besar-besaran, pemerintah Turki memperkuat keamanan perbatasan dan mempertimbangkan pembentukan zona penyangga. Tampak dalam foto, warga negara Iran menunggu bus di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)
Warga negara Iran tiba di Turki setelah melewati perbatasan Kapikoy/Razi di Provinsi Van, Turki timur laut, pada Selasa 3 Maret 2026, sehari setelah kedua negara tersebut secara bersama-sama menangguhkan penyeberangan harian di perbatasan mereka karena serangan Israel-Amerika Serikat yang terus menghantam wilayah Republik Islam tersebut. (Ali IHSAN OZTURK/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya