Real Madrid vs Getafe: Arbeloa Keluhkan Anak-anak Asuhnya yang Buang-Buang Peluang

Real Madrid kalah 0-1 dari Getafe di Bernabeu. Alvaro Arbeloa soroti banyak peluang terbuang.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 03 Maret 2026, 09:25 WIB
Kekalahan ini menjadi yang kedua beruntun bagi Los Blancos di kompetisi domestik. Tampak dalam foto, Aurelien Tchouameni dari Real Madrid melompat untuk merebut bola dari Luis Milla dari Getafe saat pertandingan pekan ke-26 La Liga 2025/2026 di Stadion Bernabeu, Madrid, Spanyol, Senin 2 Maret 2026 waktu setempat atau Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan pahit harus ditelan Real Madrid saat menjamu Getafe pada pekan ke-26 La Liga 2025/2026. Bermain di Santiago Bernabeu, Selasa (03/03/2026), Los Blancos tumbang dengan skor tipis 0-1.

Madrid sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola yang sangat mencolok. Namun dominasi itu tak berbanding lurus dengan hasil akhir di papan skor.

Pasukan Alvaro Arbeloa melepaskan total 18 tembakan dan tujuh di antaranya tepat sasaran. Sayangnya, tak satu pun peluang tersebut mampu dikonversi menjadi gol.

Sebaliknya, Getafe yang hanya menguasai bola 23 persen justru tampil lebih efektif. Satu gol voli Martin Satriano pada menit ke-39 menjadi pembeda, sekaligus membuat Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen.


Gol Tak Kunjung Datang

Gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Martin Satriano pada menit ke-39. Tampak dalam foto, Martin Satriano dari Getafe (kedua kiri) merayakan golnya pada pertandingan pekan ke-26 La Liga 2025/2026 melawan Real Madrid di Stadion Bernabeu, Madrid, Spanyol, Senin 2 Maret 2026 waktu setempat atau Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Sejak menit awal, Real Madrid langsung menekan pertahanan Getafe. Mereka menciptakan sejumlah peluang bersih yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.

Pada menit ke-13, Vinicius Junior lolos dalam situasi satu lawan satu. Namun tembakannya masih mampu digagalkan kiper Getafe, David Soria. Arda Guler juga memperoleh kesempatan emas tak lama berselang. Sayangnya, percobaannya kembali dimentahkan Soria yang tampil sigap di bawah mistar.

Aurelien Tchouameni sempat mengancam lewat sundulan jelang turun minum, tetapi bola tepat mengarah ke pelukan kiper. Franco Mastantuono pun memiliki peluang di penghujung laga sebelum akhirnya menerima kartu merah pada menit 90+5.

“Saya rasa kami memiliki peluang yang lebih jelas daripada Getafe. Jelas, ini adalah pertandingan di mana kami bisa melakukan hal-hal yang lebih baik, tetapi ini juga pertandingan di mana kami bersaing dan memiliki peluang yang jauh lebih jelas daripada mereka," tuturnya, pada laman resmi Real Madrid.

"Kami mencoba mencetak gol sejak menit pertama. Kami memiliki peluang Vinicius di babak pertama, yang sangat jelas; di babak kedua, peluang dari Rüdiger dan Rodrygo. Kami memiliki beberapa peluang, dan saya pikir kami pantas mencetak gol, tetapi sepak bola bukan tentang pantas atau tidak," kilah Arbeloa.


Arbeloa Angkat Topi untuk Efektivitas Getafe

Momen kekecewaan Alvaro Arbeloa saat Real Madrid kandas dari Getafe di ajang Liga Spanyol. (Javier SORIANO / AFP)

Di tengah kekecewaan, Arbeloa tetap memberikan apresiasi kepada lawan. Ia menilai Getafe tampil sesuai dengan karakter mereka dan mampu memaksimalkan peluang yang ada.

Lanjut Baca:

Getafe memang tidak banyak menguasai bola sepanjang laga. Namun mereka tetap mampu mencatatkan sembilan percobaan tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Satu peluang emas berhasil mereka tuntaskan menjadi gol lewat sepakan voli Satriano. Efektivitas itulah yang akhirnya menjadi pembeda di Bernabeu. Arbeloa pun mengakui bahwa pertandingan berjalan sesuai prediksi dan memuji kerja keras lawannya. “Getafe melakukan pekerjaan yang hebat, seperti yang selalu mereka lakukan. Kami tahu jenis pertandingan yang akan kami hadapi. Tidak ada yang terjadi yang tidak kami duga.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya