Ragam Hoaks Sasar Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, Simak Daftarnya

Hoaks kerap sasar Kepala Staf Kepresidenan, M Qodari. Simak beberapa di antaranya dalam artikel ini!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 02 Maret 2026, 19:00 WIB
Hoaks kerap sasar Kepala Staf Kepresidenan, M Qodari.

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks kerap mencatut nama sejumlah pejabat negara tak terkecuali Kepala Staf Kepresidenan (KSP), M Qodari. Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Artikel M Qodari Pastikan Suara PSI Mencapai 49 Persen pada 2029

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari memastikan suara PSI tahu 2029 mencapai 49 persen. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 20 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel berjudul:

"M Qodari: Memastikan PSI di Tahun 2029 Suara Nya Mencapai 49%, Itu Tidak Bergerak"

Lalu benarkah postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari memastikan suara PSI tahu 2029 mencapai 49 persen? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Artikel M Qodari Sebut Jokowi Layak Dapat Gelar Pahlawan karena Jasanya Melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani

Beredar di media sosial postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari menyebut mantan Presiden Jokowi layak mendapat gelar pahlawan karena jasanya melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 November 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Muhammad Qodari: Joko Widodo Memenuhi Syarat Gelar Pahlawan Jasa Jokowi Melebihi Jenderal Sudirman Dan Ahmad Yani"

Akun itu menambahkan narasi:

"Entah bener apa gak berita ini, kalau bener, otak Qodari tercemar ingus kali ya?"

Lalu benarkah postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan M Qodari menyebut mantan Presiden Jokowi layak mendapat gelar pahlawan karena jasanya melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Kepala Staf Kepresiden M Qodari Usulkan Wapres Gibran Jadi Pahlawan Nasional

Beredar di media sosial postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qadari usulkan Wapres Gibran Rakabuming Raka jadi pahlawan nasional. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 29 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Muhammad Qadari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Nasional Jasanya Sudah Banyak Buat Bangsa Dan Negar Melebihi Soekarno Dan Soeharto".

Akun itu menambahkan narasi:

"Tolong jangan di hujat ya…"

Lalu benarkah postingan artikel Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qadari usulkan Wapres Gibran Rakabuming Raka jadi pahlawan nasional? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya