Cristiano Ronaldo Perluas Kerajaan Bisnis, Kini Jadi Pemilik Klub Spanyol hingga Bangun Studio Film

Di usia 41 tahun, Cristiano Ronaldo itu terus memperluas kerajaan bisnisnya dan mempertegas statusnya sebagai salah satu atlet pertama yang menembus daftar mili

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 Februari 2026, 23:59 WIB
Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo ditemani kekasihnya, Georgina Rodriguez menghadiri acara Quina Awards di Lisbon, Portugal, Senin (19/3). Tubuh Georgina tampak sudah kembali seperti semula setelah melahirkan pada November 2017. (AP/Armando Franca)

Liputan6.com, Jakarta - Megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, kembali menunjukkan bahwa ambisinya tak berhenti di atas lapangan. Di usia 41 tahun, kapten Timnas Portugal itu terus memperluas kerajaan bisnisnya dan mempertegas statusnya sebagai salah satu atlet pertama yang menembus daftar miliarder dari dunia sepak bola.

Langkah terbarunya adalah menjadi salah satu pemilik klub Spanyol, UD Almeria. Ronaldo mengakuisisi 25 persen saham klub kasta kedua tersebut melalui perusahaan miliknya, CR7 Sports Investments. Almeria sendiri sebelumnya dibeli oleh kelompok investasi asal Arab Saudi pada tahun lalu.

Dalam pernyataannya, Ronaldo mengaku telah lama memiliki ambisi untuk berkontribusi pada sepak bola di luar perannya sebagai pemain.

“Sudah lama saya ingin berkontribusi untuk sepak bola, bukan hanya di atas lapangan. UD Almeria adalah klub dengan fondasi kuat dan potensi pertumbuhan yang jelas. Saya menantikan bekerja bersama manajemen untuk membawa klub ini ke fase perkembangan berikutnya,” ujar Ronaldo.

Namun kepemilikan klub hanyalah satu bab dari portofolio bisnis CR7 yang kian menggurita. Berikut deretan lini usaha yang telah ia bangun selama hampir dua dekade terakhir.


Ekspansi Hotel dan Bisnis Hiburan

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo bersama kekasihnya Georgina Rodriguez dan putranya Cristiano Jr berpose dengan trofi Pemain Terbaik Tahun 2018 selama Dubai Globe Soccer Awards ke-10 di Dubai (3/1). (AFP Photo/Fabio Ferrari)

Ronaldo lebih dulu merambah bisnis perhotelan sejak 2016 lewat kerja sama dengan jaringan hotel Portugal, Pestana. Dari kolaborasi tersebut lahir brand Pestana CR7 yang kini memiliki hotel di Madeira, Lisbon, Madrid, New York, hingga Marrakech.

Teranyar, brand tersebut dikabarkan tengah mendaftarkan merek dagangnya di Inggris. Langkah ini membuka peluang ekspansi ke Manchester, kota yang masih memiliki ikatan emosional kuat dengan Ronaldo setelah dua periode membela Manchester United.

Sumber internal menyebut Ronaldo melihat potensi pasar yang besar di Inggris, termasuk kemungkinan membuka bar atau hotel bernuansa CR7 di sana.


Gym, Klinik Kesehatan, hingga Suplemen Pribadi

Cristiano Ronaldo merasa diperlakukan tidak adil oleh pemilik klub, PIF. Ia merasa Al-Nassr dianaktirikan dibanding klub raksasa lainnya seperti Al-Hilal. (AFP/Fayez Nureldine)

Citra Ronaldo sebagai simbol kebugaran fisik dimaksimalkan lewat sejumlah bisnis di sektor kesehatan. Ia memiliki jaringan CR7 Crunch Fitness di Portugal dan Spanyol, yang menawarkan program latihan khas dirinya.

Tak hanya itu, ia juga berinvestasi pada klinik kesehatan dan transplantasi rambut Insparya yang beroperasi di Spanyol, Portugal, hingga Timur Tengah.

Lanjut Baca:

Di sektor nutrisi, Ronaldo meluncurkan Ursu9, air mineral premium dengan klaim kandungan antioksidan alami dan pH alkali. Ia juga berinvestasi besar di perusahaan kesehatan Bioniq pada 2024, yang mengembangkan suplemen vitamin berbasis tes darah untuk personalisasi kebutuhan tubuh. Untuk pemulihan otot dan performa, Ronaldo mendirikan AvaCR7, hasil kolaborasi dengan Ava, yang memasarkan alat pemijat, perangkat pemantau kebugaran, hingga perlengkapan latihan modern.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya