Arsenal vs Man City Bisa Bentrok Empat Kali dalam Sebulan!

Arsenal dan Manchester City berpotensi saling berhadapan hingga empat kali dalam kurun Maret hingga April 2026.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 25 Februari 2026, 23:29 WIB
Pemain Arsenal, William Saliba (kiri), berduel dengan striker Man City, Erling Haaland, pada pekan 5 Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (21/9/2025) malam WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - Musim 2025/2026 bisa saja ditentukan hanya dalam rentang 28 hari. Ya, itulah skenario yang kini membayangi Arsenal dan Manchester City, dua raksasa Inggris yang berpotensi saling berhadapan hingga empat kali dalam kurun Maret hingga April.

Skenario panas ini bukan sekadar kemungkinan kecil. Dengan posisi keduanya di kompetisi domestik dan Eropa, duel beruntun di tiga ajang berbeda sangat mungkin terjadi, mulai dari final piala, perempat final Liga Champions, hingga laga penentu gelar Liga Inggris.


Menanti Undian Liga Champions

Hasil tersebut menjaga Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026. Mereka kini terpaut lima poin dari Manchester City yang masih menyisakan satu pertandingan. (AP Photo/Ian Walton)

Ketegangan pertama dimulai dari undian perempat final Liga Champions yang akan digelar Jumat (27/2/2026). Arsenal dan City berada di sisi bagan yang sama. Jika keduanya lolos dari babak 16 besar, pertemuan di delapan besar hampir tak terhindarkan.

Leg pertama perempat final dijadwalkan pada 7/8 April, dengan leg kedua sepekan kemudian. Arsenal mendapat keuntungan memainkan leg kedua di kandang setelah finis sebagai juara fase liga Liga Champions.

Bagi The Gunners, jalur menuju trofi bisa sangat berat. Mereka berpotensi menghadapi kombinasi tim seperti Borussia Dortmund atau Atalanta, kemudian Manchester City, bahkan Liverpool. Namun ada juga jalur yang relatif lebih “ramah”, seperti Bayer Leverkusen, Sporting Lisbon, dan Barcelona.


Final Piala Jadi Pembuka Perang

Kemenangan 2-1 Manchester City membuat mereka menjaga asa untuk merebut puncak klasemen Liga Inggris. Kini mereka hanya berjarak dua poin dari Arsenal. (AP Photo/Jon Super)

Sebelum drama Eropa dimulai, Arsenal dan City sudah lebih dulu dijadwalkan bertemu di final Carabao Cup di Wembley pada Minggu, 22 Maret.

Laga ini bukan sekadar perebutan trofi pertama musim ini, melainkan juga duel taktik antara dua pelatih dengan filosofi yang saling mengenal: Mikel Arteta dan Pep Guardiola. Arteta, yang pernah menjadi asisten Guardiola di City, kini berdiri sebagai rival utama dalam perebutan supremasi Inggris.

Pemenang di Wembley hampir pasti akan mendapatkan dorongan moral besar untuk menghadapi sisa musim. Dalam kompetisi yang margin kesalahannya sangat tipis, momentum bisa menjadi pembeda.


Etihad Bisa Jadi Penentu Gelar

Aksi penyerang Arsenal Viktor Gyokeres di laga lawan Manchester City di pekan kelima Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Minggu (21/09/2025) malam WIB.

Jika semua skenario berjalan sesuai jalur, pertemuan keempat akan terjadi di Premier League pada 18 April di Etihad Stadium. Laga tersebut berpotensi diundur 24 jam untuk kepentingan siaran langsung televisi.

Tak berlebihan jika pertandingan ini nantinya dilabeli sebagai “penentu gelar”. Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, konsistensi serta kedalaman skuad akan benar-benar diuji.


Jadwal Bisa Berubah, Fans Terancam Kecewa

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, bersalaman dengan manajer Arsenal, Mikel Arteta, pada laga putaran keempat Piala FA di Stadion Etihad, Sabtu (28/1/2023) dini hari WIB. Dalam duel itu, Man City menang 1-0 atas The Gunners. (AP Photo/Dave Thompson)

Di tengah potensi duel besar tersebut, ada efek domino pada jadwal lain. Pertandingan kandang Arsenal melawan Everton yang awalnya dijadwalkan 15 Maret kemungkinan harus diubah, tergantung hasil undian Liga Champions.

Perubahan mendadak seperti ini kerap memicu kemarahan suporter karena dilakukan dalam waktu singkat, terutama bagi mereka yang sudah mengatur perjalanan dan akomodasi.

Dalam 28 hari, Arsenal dan Manchester City bisa saling mengalahkan, menjatuhkan, atau bahkan saling mengubur mimpi satu sama lain. Trofi domestik, supremasi Eropa, dan mahkota Liga Inggris semuanya bisa dipertaruhkan dalam periode singkat tersebut.


Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya