Liputan6.com, Jakarta - Eks Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin tutup usia di umur 75 tahun di Rumah Sakit (RS) Siloam Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (25/2/2026). Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel ke-15 dengan masa kepemimpinan dua periode selama 2008-2013 dan 2013-2018.
Jenazah Alex Noerdin akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta Timur (Jaktim) sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang sekitar pukul 08.00 WIB.
Advertisement
Dari pantauan Liputan6.com di Rabu sore, terlihat sudah banyak para pelayat yang datang ke rumah duka Alex Noerdin. Deretan papan ucapan bela sungkawa juga, menghiasi sepanjang Jalan Merdeka Palembang. Di ruang tengah, sudah disediakan kasur untuk jenazah Alex Noerdin, beserta foto Alex Noerdin semasa hidupnya.
Okta, Juru Bicara keluarga Alex Noerdin berkata, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Merdeka Palembang dan akan disalatkan di sana. Namun atas permintaan warga Palembang, jenazah Alex Noerdin akan kembali disalatkan di Masjid Agung Palembang, sebagai penghormatan terakhir sebagai mantan pemimpin Sumsel.
"Buat kerabat dan warga, kami memberikan kesempatan untuk mendoakan dan menyalatkan besok pagi. Almarhum sebelum dimakamkan, akan disolatkan di Masjid Agung dan akan dikebumikan di pemakaman keluarga di TPU Kebun Bunga Palembang," katanya.
Okta menjabarkan kondisi terakhir Alex Noerdin sebelum tutup usia. Beberapa hari sebelumnya, kondisi kesehatan Alex Noerdin menurun drastis dan langsung diterbangkan dari Palembang ke Jakarta, untuk menjalani operasi kantung empedu di RS Siloam Jakarta.
Dia juga membantah adanya video yang beredar tentang Alex Noerdin, dengan narasi yang berkembang jika eks Gubernur Sumsel tersebut diterbangkan ke Singapura untuk pengobatan lebih lanjut.
"Terkait informasi yang beredar jika Alex Noerdin dibawa ke Singapura menggunakan pesawat, itu tidak benar. Beliau dirujuk langsung dari Palembang ke Jakarta, hanya dirujuk ke luar kota, bukan ke Singapura," katanya.
Sampaikan Permohonan Maaf
Mewakili keluarga besar Alex Noerdin, Okta menyampaikan permintaan maaf jika ada kesalahan yang diperbuat Alex Noerdin semasa hidupnya. Dia juga meminta warga Sumsel mendoakan Alex Noerdin, agar dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT.
Karena menurutnya, Alex Noerdin merupakan sosok pribadi yang baik dan dipanggil pulang ke Rahmatullah di bulan yang baik juga.
Ucapan duka juga disampaikan Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie. Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sumsel, dia turut berduka cita atas kepergian Alex Noerdin, yang dikenalnya sebagai sosok pemimpin yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Sumsel.
Kehilangan Sosok Penting di Sumsel
Di masa kepemimpinan Alex Noerdin, ada banyak kemajuan infrastruktur dan penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional menjadi bagian dari catatan sejarah pembangunan Sumsel.
Kepergian Alex Noerdin merupakan suatu kehilangan sosok penting bagi warga Sumsel, karena pengabdiannya tercatat menjadi perjalanan sukses dalam pembangunan Sumsel.
"Kami mendoakan semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, Amin," ucapnya.