Juventus vs Galatasaray: Misi Mustahil di Turin

Lloyd Kelly meyakini Juventus bisa membalikkan keadaan saat menjamu Galatasaray. Meski tertinggal agregat 2-5, dukungan Juventini menjadi kunci misi comeback in

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 25 Februari 2026, 17:41 WIB
Pemain Galatasaray, Baris Yilmaz (kanan), berduel dengan pemain Juventus, Andrea Cambiaso dalam pertandingan leg pertama play-off Liga Champions di Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Khalil Hamra)

Liputan6.com, Jakarta - Harapan tinggi diapungkan oleh Lloyd Kelly menjelang pertandingan krusial antara Juventus melawan Galatasaray. Sang pemain bertahan merasa sangat optimis bahwa timnya mampu membalikkan situasi di hadapan para Juventini.

Juventus dijadwalkan melakoni partai hidup mati pada Kamis (26/2/2026) dini hari mendatang. Mereka akan bertindak sebagai tuan rumah bagi wakil Turki tersebut dalam leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/2026.

Langkah Si Nyonya Tua terbilang sangat berat menjelang pertemuan kedua ini. Pasalnya, pada leg pertama mereka dipaksa menyerah dengan skor telak 2-5 oleh tim berjuluk Cimbum Aslan tersebut.

Kondisi ini memaksa Juventus untuk memenangkan pertandingan minimal dengan selisih tiga gol demi menjaga peluang lolos. Kelly mengakui bahwa menundukkan Galatasaray dengan margin sebesar itu bukanlah perkara yang mudah.

Namun, ia tetap percaya bahwa segalanya masih mungkin terjadi di atas lapangan hijau. Faktor bermain di kandang sendiri menjadi alasan utama di balik keyakinan bek asal Inggris tersebut.


Berikan Suntikan Semangat

Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, menyumbangkan dua gol saat timnya takluk 2-5 dari Galatasaray pada laga leg pertama knockout play-off Liga Champions musim ini di RAMS Park, Istanbul, Rabu (18/02/2026) dini hari WIB. (AFP/Ozan Kose)

Kelly menekankan betapa pentingnya kehadiran para pendukung setia Juventus yang selalu memberikan energi tambahan. Terutama saat tim sedang berada dalam posisi sulit seperti yang mereka hadapi sekarang.

Dukungan masif dari tribun diyakini mampu menjadi katalisator bagi kebangkitan skuad Bianconeri di leg kedua. Hal inilah yang memicu rasa percaya diri para pemain untuk mengejar defisit gol.

"Tampil di hadapan pendukung sendiri memberikan kami kepercayaan diri ekstra untuk mewujudkan misi comeback ini," tutur Kelly.

Ia menyadari sepenuhnya bahwa Juventus saat ini sedang terjepit dalam situasi yang kurang menguntungkan. Meski demikian, Kelly menegaskan bahwa mentalitas tim harus tetap siap menghadapi tantangan besar tersebut.


Persiapkan Diri dengan Baik

Pemain Galatasaray Davinson Sanchez (atas) mencetak gol ketiga timnya pada laga leg pertama play-off Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus di Istanbul, Turki, Selasa, 17 Februari 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Lebih lanjut, Kelly mengungkapkan bahwa atmosfer di dalam internal skuad Juventus saat ini sedang dipenuhi rasa optimisme. Seluruh pemain dilaporkan telah menjalani sesi latihan yang sangat keras sepanjang pekan ini.

Ia sangat yakin bahwa kerja keras yang dilakukan para penggawa Bianconeri tidak akan berakhir dengan kekecewaan. Target utama mereka tetap satu, yakni mengamankan tiket menuju babak 16 besar Liga Champions.

"Kami benar-benar memeras keringat sepanjang pekan ini dengan mencoba berbagai variasi taktik dalam sesi latihan," sambung Kelly.

Ia menuntut agar timnya langsung menunjukkan performa impresif sejak peluit pertama dibunyikan. Start yang mulus dianggap menjadi kunci untuk meruntuhkan pertahanan lawan.

Kelly menginginkan Juventus menunjukkan standar permainan di level tertinggi pada laga penentuan tersebut. Walaupun tantangan yang dihadapi sangat berat, ia memastikan seluruh tim telah siap tempur untuk memberikan yang terbaik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya