Inter Milan Tidak Dinaungi Keberuntungan, Mimpi Eropa Pun Berakhir

Yann Bisseck mengomentari kegagalan Inter Milan di Liga Champions setelah kalah dari Bodo Glimt. Ia menilai Nerazzurri sudah berusaha meski hasil mengecewakan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 25 Februari 2026, 10:06 WIB
Nerazzurri sempat menipiskan skor menjadi 1-2 melalui gol Alessandro Batoni pada menit ke-76. (AFP/Piero Cruciatti)

Liputan6.com, Jakarta - Yann Bisseck mengungkapkan kekecewaannya setelah Inter tersingkir dari Liga Champions. Bek Inter Milan itu menilai timnya sudah berusaha maksimal meski hasil akhir tidak sesuai harapan.

Inter kalah 1-2 dari Bodo/Glimt pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza pada Rabu 25 Februari 2026 dini hari WIB.

Dua gol tim tamu dicetak oleh Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen. Gol balasan tuan rumah dihasilkan oleh Alessandro Bastoni.

Kekalahan tersebut membuat Inter tersingkir dengan agregat 2-5. Bodo Glimt pun mencatat sejarah dengan melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya.


Inter Kurang Beruntung

Rapatnya lini pertahanan Bodo/Glimt membuat gempuran serangan tuan rumah sulit berbuah gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Nicolo Barella (kiri) berebut bola dengan pemain Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Inter berusaha menekan sepanjang pertandingan demi mengejar ketertinggalan agregat. Namun berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Bisseck menilai timnya sudah melakukan segala upaya untuk membalikkan keadaan. Ia juga mengakui lawan tampil efektif dan pantas meraih kemenangan.

"Kami kurang beruntung karena bola seolah tidak mau masuk ke gawang. Mereka melakukan apa yang harus mereka lakukan dan saya hanya bisa memberi selamat kepada mereka," kata Yann Bisseck.

"Kami kurang beruntung karena bola seolah tidak mau masuk ke gawang. Mereka melakukan apa yang harus mereka lakukan dan saya hanya bisa memberi selamat kepada mereka," kata Yann Bisseck.


Tetap Menatap Ke Depan

Langkah Inter Milan di Liga Champions terhenti setelah dikalahkan Bodo Glimt dalam laga leg 2 play off pada Selasa (24/02/2026) waktu setempat. (AP Photo/Luca Bruno)

Inter mencoba mempertahankan peluang hingga menit akhir pertandingan. Namun usaha tersebut tetap tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Bisseck menyebut timnya tetap harus bangkit setelah kegagalan ini. Ia berharap Inter bisa segera kembali fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

"Kami mencoba membalikkan keadaan dengan segala cara. Kami tetap bertahan dalam pertandingan hingga akhir tetapi tidak berhasil," kata Yann Bisseck.

"Kami kecewa, tetapi besok adalah hari yang baru," kata Yann Bisseck.

Sumber: UEFA


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya