IHSG Hari Ini 23 Februari 2026 Nyaris Sentuh 8.400, Investor Asing Beli Saham Rp 1,1 Triliun

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan di tengah 468 saham yang menghijau pada perdagangan saham Senin, (23/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 23 Februari 2026, 19:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,5% pada perdagangan Senin, (23/2/2026). IHSG berada di level tertinggi 8.397 dan level terendah 8.327.. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan saham Senin, (23/2/2026).Kenaikan IHSG hari ini terjadi didorong kekhawatiran mereda seiring keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, kenaikan harga emas serta aksi beli saham oleh investor asing.

Mengutip data RTI,  IHSG hari ini melonjak 1,5% ke posisi 8.396,08. Indeks saham LQ45 bertambah 1,49% ke posisi 847,76. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, kenaikan IHSG diperkirakan putusan MA atas tarif Trump membuat kekhawatiran mereda meskipun Trump saat ini mengancam akan mengenakan 15% sebagai ada putusan MA tersebut.

"Dari harga komoditas emas yang menguat diperkirakan mendorong emiten emas related di IHSG bergerak menguat di tengah kondisi ketidakpastian tarif dan juga memanasnya geopolitik di Timur Tengah,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mendukung IHSG.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.397,06 dan level terendah 8.327,56. Sebanyak 468 saham menguat sehingga angkat IHSG kembali ke 8.300. Sementara itu, 206 saham melemah dan 142 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 3.041.661 kali dengan volume perdagangan saham 49,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,2 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.790. Investor asing beli saham Rp 1,14 triliun. Namun, sepanjang 2026, investor asing masih melakukan aksi jual saham Rp 13,2 triliun.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic mendaki 3,31%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi melompat 3,09%. Sektor sahan energi menguat 1,67%, sektor saham industri menanjak 1,73%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 1,02%. Kemudian sektor saham consumer siklikal menguat 1,52%, sektor saham kesehatan menanjak 0,74%, sektor saham keuangan melonjak 1,67%.

Lalu sektor saham properti meroket 0,55%, sektor saham teknologi menanjak 0,94%, sektor saham infrastruktur mendaki 1,07%.

 

Gerak Saham

Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah sebesar 12,76 poin. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Pada awal pekan ini, saham ISAT meroket 3,1% ke posisi Rp 2.330 per saham. Saham ISAT dibuka menguat 10 poin ke posisi Rp 2.270 per saham dari pekan lalu Rp 2.260 per saham. Harga saham ISAT berada di level tertinggi Rp 2.340 dan level terendah Rp 2.240 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.302 kali dengan volume perdagangan saham 314.856 saham. Nilai transaksi Rp 72,4 miliar.

Saham Saham TRUE meroket 6,4% ke posisi Rp 266 per saham. Saham TRUE dibuka naik delapan poin ke posisi Rp 258 per saham. Saham TRUE berada di level tertinggi Rp 268 dan terendah Rp 248 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.752 kali dengan volume perdagangan saham 1.395.952 saham. Nilai transaksi Rp 36,2 miliar.

Saham INCO meroket 2,9% ke posisi Rp 7.100 per saham. Saham INCO dibuka naik 100 poin ke posisi Rp 7.000 per saham. Harga saham INCO berada di level tertinggi Rp 7.200 dan terendah Rp 6.950 per saham. Total frekuensi perdagangan 9.411 kali transaksi dengan volume perdagangan saham 241.312 saham. Nilai transaksi Rp 171,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham DIVA melonjak 34,72%
  • Saham YELO melonjak 27%
  • Saham MEGA melonjak 24,77%
  • Saham SKBM melonjak 24,56%
  • Saham PADI melonjak 22,96%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham INDS merosot 14,75%
  • Saham HILL merosot 13,79%
  • Saham SOTS merosot 10,88%
  • Saham AKKU merosot 10%
  • Saham INTA merosot 9,65%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham BIPI senilai Rp 1,2 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 752,5 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 744,6 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 687,9 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BIPI tercatat 153.422 kali
  • Saham PADI tercatat 113.726 kali
  • Saham MINA tercatat 112.327 kali
  • Saham BUMI tercatat 103.669 kali
  • Saham BELL tercatat 99.659 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Mengutip Antara, Bursa saham regional Asia pada Kamis sore ini antara lain Indeks Nikkei turun 642,13 poin atau 1,12 persen ke 56.825,60, indeks Shanghai naik 51,95 poin atau 1,26 persen ke 4.082,07.

Selain itu, indeks Hang Seng bertambah 668,56 poin atau 2,53 persen ke posisi 27,081,91, dan indeks Straits Times menguat 14,47 poin atau 0,29 persen ke posisi 5,032,07.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya