Milan vs Como: Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas Cekcok Usai Laga

Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas terlibat cekcok dalam laga lanjutan Serie A antara AC Milan vs Como di San Siro, yang berakhir imbang 1-1.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 19 Februari 2026, 10:43 WIB
Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas sebelum laga AC Milan vs Como di Liga Italia, Kamis (19/2/2026). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan antara Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas, kembali memanas. Setelah sempat bersitegang pada pertemuan sebelumnya, keduanya lagi-lagi terlibat cekcok dalam laga lanjutan Serie A yang mempertemukan AC Milan vs Como di San Siro, yang berakhir imbang 1-1.

Insiden terbaru bahkan berujung kartu merah bagi Allegri dan salah satu staf Como, serta memicu perang kata-kata yang berlanjut hingga ke ruang konferensi pers.

Bara konflik sebenarnya sudah terasa sejak pertemuan pertama kedua tim pada 15 Januari lalu di Stadio Sinigaglia. Saat itu Milan menang 3-1, meski performa mereka dinilai tidak sepenuhnya dominan. Fabregas tampak kurang puas dengan hasil tersebut, dan tensi antara dua pelatih pun mulai terlihat.

Pertandingan di San Siro kali ini menjadi panggung babak lanjutan dari rivalitas tersebut.


Sentuhan di Garis Lapangan Picu Keributan

AC Milan harus puas bermain imbang 1-1 kontra Como 1907 pada laga tunda pekan ke-24 Serie A di San Siro. Gol tunggal Milan dicetak Rafael Leao pada menit ke-64. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Situasi memanas ketika laga masih berlangsung. Fabregas terlihat menjangkau ke area lapangan dan diduga menarik atau mendorong winger Milan, Alexis Saelemaekers, saat bola masih aktif dimainkan. Aksi itu memicu reaksi keras dari sang pemain.

Keributan melebar ketika manajer tim Como ikut terlibat, sementara Allegri tak tinggal diam membela anak asuhnya. Adu mulut di tepi lapangan pun tak terhindarkan.

Menariknya, wasit dan asistennya tampaknya tidak melihat secara jelas aksi awal Fabregas. Alih-alih menghukum pelatih Como, kartu merah justru diberikan kepada Allegri dan seorang staf Como.

Keputusan itu membuat Allegri geram. Dengan nada sarkastik, ia menyindir, “Kalau begitu, lain kali saat ada orang berlari melewati saya, mungkin saya akan langsung melakukan sliding tackle.”


Fabregas Minta Maaf

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Usai pertandingan, Fabregas mengambil sikap berbeda. Dalam seluruh sesi wawancara dan konferensi pers, pelatih asal Spanyol itu secara terbuka menyampaikan permintaan maaf.

“Saya minta maaf. Itu hanya sentuhan kecil dan reaksi Allegri memang berlebihan, tetapi saya akui seharusnya saya tidak melakukannya,” ujar Fabregas.

Ia juga mengakui tindakannya tidak sportif. Mengutip pernyataan Cristian Chivu beberapa waktu lalu, Fabregas menegaskan bahwa pelatih harus mampu menjaga sikap di area teknis.

“Itu perilaku yang tidak sportif. Kami harus menjaga tangan kami, apalagi sebagai pelatih. Saya juga akan marah jika berada di posisi mereka. Saya hanya bisa meminta maaf dan berharap ini tidak pernah terjadi lagi sepanjang karier saya,” tambahnya.

Namun drama belum sepenuhnya berakhir. Menurut laporan Sky Sport Italia dan DAZN Italia, Allegri sempat berpapasan dengan Fabregas sebelum memasuki ruang konferensi pers. Tanpa sorotan kamera, keduanya kembali terlibat adu argumen singkat.

Sumber: Sky Sport Italia, DAZN Italia


Klasemen Liga Italia 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya