Juventus Dibantai Galatasaray, Luciano Spalletti Akui Laga Mengecewakan

Luciano Spalletti menyoroti kekalahan Juventus 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions. Teun Koopmeiners mencetak dua gol, namun timnya tetap kalah telak.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 18 Februari 2026, 04:06 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan instruksi dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan Sporting CP di Turin, Italia, Rabu, 5 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Luciano Spalletti berbicara soal kekalahan Juventus dari Galatasaray di leg pertama Playoff Liga Champions. Juventus sempat unggul di babak pertama, namun akhirnya kalah telak 2-5 saat bermain dengan 10 orang.

Kekalahan ini terjadi di Rams Park, Rabu dini hari WIB (18/2/2026). Juventus memimpin 2-1 lewat dua gol Teun Koopmeiners setelah Galatasaray sempat unggul melalui Gabriel Sara.

Di babak kedua, Galatasaray berbalik unggul 3-2 lewat gol Noa Lang dan Davinson Sanchez. Kartu merah Juan Cabal membuat Bianconeri semakin kesulitan, dan dua gol tambahan dari Noa Lang dan Sacha Boey memastikan kemenangan tuan rumah.

Spalletti menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh sebelum leg kedua. Ia menyadari Juventus gagal menjaga kualitas permainan sehingga rentan di lini belakang.


Spalletti Soroti Penurunan Karakter Tim

Pemain Juventus, Francisco Conceicao (kiri), menggiring bola melewati pemain Galatasaray, Ismail Jakobs, dalam pertandingan leg pertama play-off Liga Champions di Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Khalil Hamra)

Juventus terlihat kehilangan fokus di babak kedua. Spalletti menilai timnya mundur tiga langkah dan gagal menyadari kesulitan serta bahaya yang dihadapi di lapangan.

Pelatih Bianconeri menegaskan bahwa kelemahan dalam kualitas permainan membuat tim selalu berisiko secara defensif. Ia menekankan perlunya analisis matang sebelum laga kedua untuk memperbaiki strategi.

"Malam ini, kepribadian kami menurun; kami mundur tiga langkah. Kami gagal memahami kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan," ujar Spalletti.

"Jika kami kurang dalam hal kualitas permainan, kami selalu berisiko secara defensif. Kami akan mencoba melakukan analisis yang tepat sebelum pertandingan kembali," tambah Spalletti.


Koopmeiners Gemilang di Tengah Kekalahan

Pemain Juventus, Khephren Thuram (kiri), dan pemain Galatasaray, Baris Yilmaz, berebut bola dalam pertandingan leg pertama play-off Liga Champions di Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Khalil Hamra)

Koopmeiners menjadi satu-satunya pemain Juventus yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Meski demikian, timnya tetap kalah telak dari Galatasaray.

Pemain Belanda itu menekankan perlunya evaluasi untuk menghadapi leg kedua. Ia menyoroti performa buruk tim di babak kedua sebagai hal yang harus diperbaiki.

"Kami bermain bagus di babak pertama, tapi babak kedua benar-benar tidak baik; berjalan sangat buruk," ujar Koopmeiners.

"Ada pertandingan lain minggu depan, kami harus meninjau bagaimana pertandingan hari ini berlangsung dan mencoba mencetak setidaknya tiga gol," tambah Koopmeiners.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya